Ini cerita mengenai pesta demokrasi (semoga tidak menjadi demo-crazy) kecil-kecilan di daerah, Klaten. Ya, benar PilKaDes akan segera digelar secara SERENTAK di 292 desa http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=157637&c=108 (sumber yang lain menyebutkan jumlah yang berbeda antara lain 218;286;287. entah yang benar yag mana yang jelas serentak) akhir bulan ini tepatnya 29 April 2007. http://www.klaten.go.id/index.php?id=1176259446&page=1
Kemungkinan besar peristiwa ini akan dicatat sebagai rekor oleh MURI. Wah, selamat ya !
Namun, akankah MURI juga akan mencatat sebuah rekor terlucu yakni money politic paling serentak ? Aduh, kalo yang ini sih musibah deh.....Karena dari beberapa sumber menyebutkan bahwa ada beberapa calon yang membagi-bagikan hujan rejeki yang dibungkus kata-kata manis semacam : sodaqoh, infaq, dana bantuan dan lainnya. nah lo...!
Apakah fenomena ini akan menggeser keyakinan manusia Jawa ketika menantikan datangnya sang pemimpin ?
Maksudnya begini, pada malam hari sebelum hari H pemilihan, ada semacam tradisi masyarakat Jawa (pedesaan) akan melakukkan pencarian jatuhnya PULUNG/wangsit /wahyu (semacam bintang jatuh). Konon kearah kediaman siapa si pulung jatuh maka yang bersangkutanlah yang akan menang menjadi pemimpin.
Tapi itu kan dulu zaman manusia belum terlalu rakus dalam urusan PULUK/makan. Kalau sekarang dimana terjadi pergeseran yang begitu ekstrim mengenai urusan satu ini, akankah pulung terkalahkan oleh puluk ?
Sepertinya sih .....................................................
==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
the PULUNG and the PULUK
Written By Unknown on Thursday, April 12, 2007 | 4/12/2007 10:58:00 AM
Label:
MY OPINION,
MY POEMS
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment
Salam hangat....
Komentar anda adalah tanda jabat erat persahabatan di antara kita.