Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label MY OPINION. Show all posts
Showing posts with label MY OPINION. Show all posts

????????!!!!!

Written By Unknown on Saturday, September 22, 2012 | 9/22/2012 05:42:00 AM

Woro-Woro..
Ini jaman luar biasa dahsyat super wow gitu..
Bayangkan hanya sekali klik, kita akan mendapat informasi apapun yang kita mau.
Info yang baik ato buruk,
yang mendidik ato menyesatkan,
yang halal maupun haram,
yang mengajak pada persatuan atopun yang mengompori permusuhan....
Semua ada, komplit plit.

Yang ngaku HTI sewot sama IKHWAN,
Yang ngaku IKHWAN gemez sama HTI,
Yang ngaku MTA geram sama NU,
Yang ngaku NU sebel sama MTA,
Yang ngaku SALAFI bilang kalo kelompok diluar kelompoknya adalah ecek-ecek...
hewez-hewez...
NII KW9 yang sesat bin menyesatkan..
Yang syiah... yang ahmadiyah... yang bla..bla..bla...
NU sama Muhammadiyah ... ehm (kayaknya) makin mesra.
Lha trus mau dibawa kemana umat ini? Mau dibawa kemana??!
Kemanaa.. kemanaaa... ke-maa-naaa...??
Ting..tiiing :)

( Sesama muslim adalah bersaudara. Hendaklah bekerjasama dalam hal yang disepakati dan bertoleransi dalam hal perbedaan furuiyah. )

( Hari gini masih ashobiyah dan taklid buta?? Ke laut aja! Yuk, bersatu yuuk.)

Reff : Qs. 21:92-93, 23:52-53

9/22/2012 05:42:00 AM | 0 komentar | Read More

Antara Kasihan dan Empati

Written By Unknown on Sunday, September 2, 2012 | 9/02/2012 08:19:00 PM

Antara Kasihan dan Empati

Oleh : Sugar Rolays    

Teman Atau Sahabat

Seorang sahabat begitu depresi berat setelah badai masalah menerjangnya dari berbagai penjuru. Tiba-tiba mendung menenggelamkan wajah cerianya. Hati yang dulu seluas samudera, kini bagai telaga kering tak bermata air. Sorot mata elangnya berganti pandangan kosong tanpa harapan. Ia memenjarakan (dipenjarakan?) diri dalam labirin sempit tiada cahaya.

Dan....  Satu persatu sahabat pergi makin menambah perihnya hati. Ya, derita telah sampai pada titik puncak didihnya!  Itulah bagian dari gurat takdir yang harus dia perankan. Entah apa yang sedang direncanakan pencipta langit kevpadanya. Yang jelas tak ada yang salah dengan rencana-NYA, mutlak benar!

Ah... bukankah dalam kondisi seperti ini kematian adalah jalan keluar paling menggiurkan? Begitulah setan membisiki hatinya. Selalu begitu, lihai memainkan peran sebagai musuh abadi. Teramat sabar menguntit jiwa-jiwa rapuh dan menelikungnya tanpa ampun. Berbagai jurus mematikan dan siasat licik seolah menjadi nafas mereka. Kawan... belajarlah kesabaran sekalipun itu dari setan. 

Untung.... di sela gulita hatinya, masih terselip setitik iman yang menegur saudaraku ini bahwa ada hidup sesudah mati, abadi. Dan ada pertanggungjawaban di sana nanti.  Di sudut jiwa lainnya ada harap begitu kuat, para sahabat datang membawa obat. Keluh kesah biar tertumpah. Gelap hati biar tersinari. Namun waktu yang berlalu mencipta jurang dan menghapus namanya dari ingatan para sahabat. "Wahai... aku terjepit di antara hidup dan mati" jeritnya kepada sunyi. Oh... pantas saja Adam tak ingin sendiri. Apa artinya bertahta dalam sepi ? Hingga akhirnya Adam dihadiahi Hawa. "Dan aku ?" dalam gundah dia bertanya sepenuh iri. Seolah lupa bahwa Hawa tercipta setelah kesabaran Adam telah purnama. 

Sebenarnya sangat sederhana harapannya kepada para sahabat. Cukup hanya kunjungan mereka saja itu telah menjadi obat, bukan yang lain. Bukan yang lain ? Tidak juga. Doa. Ya, ia juga membutuhkan doa-doa para sahabatnya. Tentu saja ia masih ingat tentang betapa dahsyatnya kekuatan doa. 

Datanglah... berjabat tangan, basa-basi satu dua kata lalu pulang. Itupun sudah cukup menenangkan. Atau kalau memang terlalu sibuk 24 jam nonstop mengurus negara, setidaknya sms pun bolehlah. Masak iya masih juga enteng mengelak : "Aku gak punya pulsa-aa...." 

Ini adalah kerumitan yang sederhana. Keinginannya untuk ditemani sama kuatnya dengan keinginannya untuk menyendiri. Begitulah hasil karya dari hati yang gulana: membuat otak korslet! 

Seandainya saat itu dia sudah tahu bahwa berharap pada makhluk itu adalah kebodohan...
Seandainya dia pun telah tercerahkan tentang pentingnya berharap HANYA pada Allah...
Seandainya... hem.. bahkan berandai-andaipun itu sebuah ketololan !! 

Walau demikian, setitik keadilan Tuhan mewujud dalam bentuk percikan hikmah. Memang hanya setitik, sepercik. Namun cukup membasahi urat kedewasaan dan membuatnya bertumbuh. (begitulah... terkadang datangnya hikmah itu sepercik demi sepercik dari lautan hikmah yang Dia miliki).

Ya, saat itulah nama-nama sahabatnya terpilah menjadi dua bagian di hatinya :
- Satu bagian tetap istimewa, terukir indah sebagai: SAHABAT, dan...
- Satu bagian lagi terpaksa turun derajat menjadi: HANYA TEMAN BIASA. 

 Insya Allah bersambung...... 

Teman dan Seonggok Rasa Kasihan 

Sahabat Empatinya Dahsyat


_______________________________________________________________________________

PENTING !!! 

Pahala sedekah HANYA dengan KLIK dan SHARE !

Syawal adalah bulan peningkatan.. Jika Anda ingin bersama-sama mendapatkan pahala sedekah maka tak ada alasan untuk menolak meng-KLIK link ini dan tentu saja juga men-SHARE ke sahabat-sahabat Anda. Apa alasannya ??? Karena link artikel ini
sedang diikutkan lomba SEO BLOG CONTEST dengan hadiah total 16 juta. Kabar baiknya jika menang juara berapapun maka 50% akan DI-SEDEKAH-KAN !! Ini beneran dan tidak main-main. Karena memang kita sedang belajar berjual beli dengan Allah.... yang pahalanya? Anda pasti lebih paham :-)
Mari bersama meraih pahala semudah meng-klik dan men-share link ini....
http://rolays.blogspot.com/2012/08/lakucom-belanja-online-grosir-eceran.html

_______________________________________________________________________________


9/02/2012 08:19:00 PM | 0 komentar | Read More

Bergeraklah dan Bersihkan Hati

Written By Unknown on Thursday, August 30, 2012 | 8/30/2012 08:20:00 PM

Sebuah Motivasi Diri......

"Jika engkau telah selesai dalam satu urusan, maka bersiaplah untuk bersungguh-sungguh menyambut datangnya urusan selanjutnya." 

 Oleh : Sugar Rolays

Hati yang bersih, jernih. Memancarkan cahaya di gulitanya malam. Sang musafirpun tak lagi tertatih, merangkak mencari pegangan. Hanya saja, kejernihan harus dijaga. Agar cahaya itu tak pudar dan.......
.............gelap lagi.

Itulah hidup. Harus ada gerak. Ada perjuangan. Tiada henti !
Hingga mautlah yang hanya mampu membuatnya diam. Lantas apa yang pantas disandangkan sebagai julukan untuk orang yang secara fisik hidup namun kenyataannya ia berhenti berjuang.... berhenti bergerak ?
Mayat hidupkah ? Benalukah ?? Tak tega rasanya mengatakannya.

Namun demikian, seharusnyalah kita lebih sering menuduh diri sendiri saja. Mencari kekurangan diri untuk kemudian membenahinya.
Meminjam istilah Aa' Gym :
Tiga (3) M inilah yang akan mengantarkan hati kita menjadi lebih bersih, jernih dan suci.
Hingga cahaya akan memancar darinya. Lisan hanya akan menebar bunga.
Fikir hanya akan merekan keindahan. Tindakanpun hanya akan menyelamatkan.
Tiada yang tersakiti, tiada yang terdzolimi.
Bagaikan lebah madu yang tercipta untuk kebaikan.
Sampai-sampai orang yang dihatinya ada permusuhan dengan kita, akan segan menampakkan permusuhannya.
Alangkah indahnya !

Ya Rabb yang membolak-balikkan hati, tetap teguhkanlah hati ini dalam penghambaan hanya kepada-MU.
La illaha illa anta subhanaka inni kuntu minadh dholimin.

Wisma Cinta ; Sunday, July 22nd, 2007 ; 00.35 wib

Reff. :
  1.  QS. 94:7
  2. QS. Fushshilat : 34
  3. Fiqih Dakwah jilid 1 - Syaikh Musthafa Masyhur - Al I'tishom Cahaya Umat,2000hal102-114
  4. HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792
_______________________________________________________________________________

PENTING !!! 

Pahala sedekah HANYA dengan KLIK dan SHARE !

Syawal adalah bulan peningkatan.. Jika Anda ingin bersama-sama mendapatkan pahala sedekah maka tak ada alasan untuk menolak meng-KLIK link ini dan tentu saja juga men-SHARE ke sahabat-sahabat Anda. Apa alasannya ??? Karena link artikel ini
sedang diikutkan lomba SEO BLOG CONTEST dengan hadiah total 16 juta. Kabar baiknya jika menang juara berapapun maka 50% akan DI-SEDEKAH-KAN !! Ini beneran dan tidak main-main. Karena memang kita sedang belajar berjual beli dengan Allah.... yang pahalanya? Anda pasti lebih paham :-)
Mari bersama meraih pahala semudah meng-klik dan men-share link ini....
http://rolays.blogspot.com/2012/08/lakucom-belanja-online-grosir-eceran.html

_______________________________________________________________________________


8/30/2012 08:20:00 PM | 0 komentar | Read More

Pithecanthropus Anonimus

Written By Unknown on Friday, June 22, 2012 | 6/22/2012 03:58:00 PM

Gara-gara kangen yang tak terbendung, akhirnya aku ke sini juga. Dan tertulislah kisah ini, melalui warnet tercinta. Kisah tentang makhluk misterius yang mampir ke blog ini, yang membuatku gundah gulana tiada tara, halah... lebayy....

Bro and sis... apakadabra? Semoga baik-baik aja ya....

Kalian boleh kok menduga-duga makhluk macam apa yang aku maksud. Suerr, aku kasih waktu 5 menit aja. Ok, mulai....
 
*******
Tik tuk tik tuk tik tuk.

Lima menit kemudian......

Gimana, dah ada yang tahu? Ato pernah dengar yang mirip-mirip kek gitu?

Pernah denger dong tentang Pithecanthropus erectus ?
 
Baiklah ini aku copas-is dari wikipedia aja ya. Maklum memori pelajaran skul dulu dah ketimpa beban negara, jadi musti tanya sama Mbah Gugle. Emang kau pikir aku manusia cerdas yang tahu segalanya apa?
Aku kan cuma pinter aja! kekeke.....
 
Manusia Jawa (Homo erectus paleojavanicus) adalah jenis Homo erectus yang pertama kali ditemukan. Pada awal penemuan, makhluk mirip manusia ini diberi nama ilmiah Pithecanthropus erectus oleh Eugène Dubois, pemimpin tim yang berhasil menemukan fosil tengkoraknya di Trinil pada tahun 1891. Nama Pithecanthropus erectus sendiri berasal dari akar bahasa Yunani dan latin dan memiliki arti manusia-kera yang dapat berdiri.
 
Terus apa hubungannya dengan judul di atas sob?
Apa ada manusia kera yang mampir ke blog kamu?
Ayo dong jelasin... dah gak nahan nih....
(Hayo ngaku kalian bicara gitu khan? soktahu.com)

Gini sob....Keyakinanku bilang, dia tuh manusia juga. Bukan kera ataw monyet. Soalnya mereka itu bisa nulis komen. Masak monyet bisa nulis. Iya gak sih...

Nah kalau kamu bisa aja monyet sob..xixixi....
Eits, tunggu. jangan marah dulu dong!
Mau bukti?

Coba jawab pertanyaan ini:
Aku adalah binatang yang suka makan pisang.
Siapakah aku?
Apa coba jawabannya. Bisa jawab gak? Ayo jawabbbbbb!!!!

***************

Selamat sob... akhirnya kau tahu juga jati diri kamu. hehe...
Sekarang makhluk yang kuduga sebagai manusia itu, yang bikin aku gak bisa tidur di empang. Benar-benar membuatku kangeenn berat. Lho koq bisa. Iya, setelah sekian lama aku gak blogging. Sekian lama juga dia gak datang berkunjung ke blog aku ini. Kasihan kan aku. Kangen tapi gak tahu siapa yang dikangenin.

Dulu... makhluk ini kalo kasih komen pasti gak ninggalin jejak. Dia pilih pake nama ANONIMOUS.
Nah kamu betul.... gara-gara itulah aku kasih nama dia:
'Pithecanthropus Anonimus'. 
Artinya: Manusia Kera yang Tak Bernama.

Sebenarnya sih kasihan juga. Tapi mo gimana lagi. Kalo gak gitu besok kalo komen lagi anonimous lagi, anonimous lagi. B-O-S-E-N. Maka dengan melabelinya dengan nama sejahat itu, aku telah tahu cara satu-satunya yang paling kejam untuk memanusiakan manusia. (Bingung khan? sama. Lho....)

Begitulah awal kisah nama itu terbentuk.

Makanya sob... kalau kalian mau kasih komen lagi di blog ini, seharusnya pake nama yang jelas.
Maksudnya biar kalo aku kangen, aku bisa nyebut-nyebut nama kamu.
Bisa doa-in kamu.
Betul gak sih....................

***************

Bersambung gak ya ?
6/22/2012 03:58:00 PM | 2 komentar | Read More

Menikmati (Kemewahan) Demokrasi

Written By Unknown on Saturday, March 10, 2012 | 3/10/2012 11:48:00 AM

Oleh : Rohsna La 'Afiys

"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu,  niscaya jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." (Q.S 102. Ayat 1-8)


Menikmati Demokrasi, Merumuskan Strategi 
Di dalam buku "Menikmati Demokrasi, Strategi Dakwah Meraih Kemenangan" karya Anis Matta terbitan Insan Media publishing House, dirumuskan beberapa strategi dalam memenangkan agenda dakwah di era demokrasi.

Dikatakan bahwa dakwah juga bisa menikmati demokrasi. Para dai bebas berinteraksi dengan objek dakwah. Tapi, para pelaku kemungkaran pun bebas melakukan kemungkaran. Yang berlaku di sini bukan hukum benar – salah, tapi hukum legalitas. Sesuatu itu harus legal, walaupun salah. Sesuatu yang benar tapi tidak legal adalah salah. Begitulah aturan main demokrasi.

Yang kemudian harus kita lakukan adalah mengintegrasikan kebenaran dengan legalitas. Bagaimana membuat sesuatu yang salah dalam pandangan agama menjadi tidak legal dalam pandangan hukum positif? Maka, penetrasi kekuasaan harus dilakukan dengan urutan – urutan seperti ini.
Pertama, menangkanlah wacana publik agar opini publik berpihak kepada kita. Inilah kemenangan pertama yang mengawali kemenangan – kemenangan selanjutnya.
Kedua, formulasikan wacana itu ke dalam draft hukum untuk dimenangakan dalam wacana legislasi melalui lembaga legislatif. Kemenangan legislasi ini menjadi legitimasi bagi negara untuk mengeksekusinya.
Ketiga, pastikan bahwa para eksekutif pemerintahan melaksanakan dan menerapkan hukum tersebut.

Gerakan dakwah yang sengaja menyemplungkan diri di kancah pertempuran berlumpur dalam era 'demokrasi', harus memiliki imunitas tingkat tinggi dalam kungkungan bandit-bandit berkedok politikus yang menyebarkan virus penyakit AL WAHN. Dalam hal ini gerakan dakwah yang tentunya mempunyai special idealisme bisa dikatakan merupakan kelompok minoritas. Jamaknya sebagai kelompok minoritas harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar bila ingin mempertahankan eksistensinya. Masalahnya, cukup sulit memadukan antara menjaga kemurnian ideologi dengan  menjaga hubungan yang harmonis dalam lingkungan yang ada. Inilah salah satu PR besar yang selama ini tak henti selalu dirumuskan (ulang). Seharusnya berbagai eksperimen perumusan strategi tak boleh diletakkan di pundak orang yang pintar namun memiliki naluri keterburuan (Isti'jal). Idealnya seorang (atau beberapa orang) perumus adalah selain pintar dan cerdas namun juga harus memiliki aura kebijaksanaan tingkat tinggi. Memang kadang susah membedakan antara percepatan dengan keterburuan. Namun pastinya hati nurani si bijak akan bisa memilah dan memilih. Di sinilah letak keunggulan si bijak.
Kenapa begitu ? Karena si bijak tidak cukup hanya mengatakan bahwa pemimpin yang besar adalah yang cita-citanya telah mendahului langkah kakinya, namun si bijak selain mengatakan hal itu juga senantiasa membuat rumusan-rumusan yang mengkawal proses pencapaian cita-cita tersebut agar tidak terburu-buru dan terdistorsi

Siapa Yang (Telah) Memenangkan Wacana Publik ? 
Dalam hal memenangkan wacana publik, mengambil contoh Jokowi Walikota Solo dari PDIP telah cukup sukses melakukannya, dan bahkan PDIP sebagai sebuah partai telah lumayan sukses di tahapan ini. Mulai dari cara 'penggusuran' cantik terhadap para PKL, mempertahankan situs sejarah yg berbuntut 'permusuhan' nya dengan gubernur jateng, sampai memblow up mobil esemka sebagai mobil dinas sekaligus mewacanakannya sebagai mobil 'politik' nasional. Sampai di sini siapapun, bahkan musuh paling dengki sekalipun akan mengacungkan empat jarinya untuk kelihaian jokowi (dan PDIP tentunya).

Lantas bagaimana dengan gerakan dakwah (baca : partai Islam) dalam hal memenangkan wacana publik ? Sebut saja beberapa nama partai Islam yang sedikit banyak mewakili gerakan dakwah seperti PAN, PKB, PKS dan PPP. Kalau kita kembalikan kepada logika demokrasi, maka keempatnya belumlah layak dikatakan telah memenangkan wacana publik (secara nasional). Alih-alih memenangkan wacana publik, mereka terkesan jalan sendiri-sendiri dan ogah berkolaborasi bahkan beberapa di antaranya tak lebih dari partai sekuler berbaju muslim dengan cara berpolitik rendahan, semisal melakukan money politic demi kemenangan sesaat (ini rahasia umum yang mencoreng citra partai Islam). Bahkan hasil survey beberapa lembaga yang lagi-lagi menempatkan partai Islam diurutan buncit. Astaghfirullah. 

 

Jam Tangan Rolex Di Rumah Bertingkat Tiga VS Unta dan pedang Rasullullah

Abu Bakar Ash Shiddiq merelakan sebagian hartanya untuk menebus dan memerdekakan Bilal si budak belian. 
............................................
...............................................
................................................
Bersambung............................


Footnote :
- "Menikmati Demokrasi, Strategi Dakwah Meraih Kemenangan" karya Anis Matta terbitan Insan Media   publishing House.
3/10/2012 11:48:00 AM | 0 komentar | Read More

BISIKAN TENGAH MALAM

Written By Unknown on Thursday, June 16, 2011 | 6/16/2011 01:38:00 PM

OLEH : ROHSNA LA 'AFIYS

Tiba-tiba hati kalut. Gelisah yang menjajah semakin membawa raga kehilangan auranya. 
Pucat pasi laksana nasi basi.
Kaku bisu bagai mayat diinterogasi.
Daann............
Makin jauh jiwa rapuh ini tenggelam dalam lautan ketakutan yang memporandakan akal sehat.
Semangat hidup lantas tercerabut.
Kepahitan hidup sungguh menjerumuskanku dalam labirin masalah yang seolah tiada ujungnya.
Mental kelelahan tanpa asa,
Ragapun terkulai tiada daya,
Teronggok di pojok bagai mayat hidup yang tulang-tulangnya habis dirampok.
Tuhan............
Sungguh hanya padaMU terbetik tanya : 
                                                               "Aku harus bagaimana?"
*********
Kawan, tenanglah. Masih ada waktu untuk berbaik sangka.
Cerita tadi terjadi sehari yang lalu.
Dan kini, aku telah di sini. Kembali tersenyum menapaki jejak-jejak takdir dalam lembar kisah yang baru.
Bukan kemarin atau esok hari, 
...........TAPI ...........
Sekarang,
Hari ini,
Saat ini.
Masih jelas kuingat, kemarin...... kala senja menenggelamkan Sang Surya.
Dan gelap yang merayap makin kelam dalam selimut malam.
Kawan,
Kau lihat bukan. Langit yang menudungiku berhias bermilyar bintang! 
Menyembul diantaranya, rembulan purnama menebar pesona seolah seorang ratu yang bertahta di singgasana. Cantik luar biasa. Sungguh karya Maha Sempurna.
Heemm......
Aku jadi malu kala dilempar sebuah tanya :
                     "Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan ?"

Namun,
Angin barat laut tiba-tiba datang tanpa diundang.
Menyorong gemawan yang membawa kabar muram. Langit yang semula cerah tentu saja berubah.
Dengan terburu-buru menjadi kelabu, dan sekejap kemudian berubah hitam.
Gelap tiada tandingan.

Kawan........
Aku tergugu dalam kebutaan yang sempurna.
Bagaimana ini ? Sebentar lagi pasti hujan menyerang. Menembakkan bermilyar peluru-peluru air.
Sebanyak gemintang yang bertabur sekian menit yang lalu.
Dan aku, hanya makhluk yang tak punya daya merubah keadaan.
Karena hal itu adalah hak prerogratif Sang Maha Perkasa untuk berkehendak.
Oh Alloh Tuhanku,
Kuatkan dan mampukan aku. Kepada siapa daku mengadu kalau bukan padaMU ?
*********
Nah, benar bukan ?
Sekilat cahaya mengoyak gulita. Dicambukkan bertubi-tubi. Lidah api menjalar ke kanan dan ke kiri.
Disusul gelegar guntur yang menciutkan nyali.
Sedang rintik lembut yang semula datang membelai-belai,
Kini dengan kasar berubah menampar-nampar.
Mereka...... kelam malam, kilat, guntur, dan hujan berkolaborasi menyerbu bumi.
Bagai serombongan brigade ksatrya yang bertugas menumpas pengkhianat abadi.

Apa daya kawan,
Dalam sendiri, dihimpit prahara begini......
Kepala, pundak, lutut dan kaki tak mampu lagi menyangga hati.
Ya.... Hatiku yang mulai bertunas dan berseri setelah sekian lama beku dan mati suri, kini
didera ujian lagi.
Kenapa keadaan begitu memusuhiku ?
Baru sebentar saja gemintang dan rembulan itu menghiburku,
Aku dipaksa merana lagi.

Kawan,
Dalam kekalutan aku berteriak histeris,
Seumpama remaja tanggung yang dicabuti bulu-bulu kakinya.
Bukan...... bukan untuk didengar.
Namun aku sedang memberontak !
Tepatnya pemberontakan kepada nasib buruk.
Ya....... aku bosan berada dalam keterpurukan karena
ditelikung oleh bayanganku sendiri.

Pertama,
Bayangan memori tentang masa lalu yang berdebu.
Memberati tangan dan kakiku dengan rantai rasa bersalah yang membuat nyeri.

Kedua,
Bayangan akan masa depan yang tak tentu.
Mengoyak mentalku dengan pisau ketakutan yang misterius.

Sungguh......
Keduanya telah bersekutu memusuhiku.
Memenuhi rongga dada dengan hasutan-hasutan yang menggerogoti dan melemahkan akal sehat.

*********
 
Waktu yang seakan abadi bertengger di puncak gulita,
akhirnya bergulir lembut melewati sepertiga malam nan sunyi.
Baru sekian menit kantuk mengistirahatkanku, aku
dibangunkan oleh suara yang membisikan sebuah kalimat suci.

Ooiiii..... ternyata aku tidak sendiri !
Namun siapa gerangan Sang Pembisik itu ? Lelakikah ? Perempuankah ??
Dan kenapa pula hanya suara tanpa wujud ? 
Datang tanpa diundang, membisikkan kalimat yang dihunjamkan ke dalam dada lalu
pergi begitu saja tanpa aku bisa menahannya.
Pembisik misterius, pesan misterius.

Berdegup hatiku, heran fikirku,
Aku memang mengenal kalimat itu, namun tak lazim mengucapkannya.
Dengan aneh bibirku lirih mengulang-ulangnya,
                    FAIDZA AZZAMTA FATAWWAKAL  'ALALLAH....
                    FAIDZA AZZAMTA FATAWWAKAL  'ALALLAH......
                    FAIDZA AZZAMTA FATAWWAKAL  'ALALLAH.........
 (Jika kamu sudah membulatkan tekad maka bertawakallah kepada Alloh. 3:159)
 
*********
 
Kawan, itulah kisah kemarin senja hingga subuh ini. Dan aku telah di sini............
Sekarang,
Hari ini,
Saat ini.
Melepaskan belenggu masa lalu,
Membuang ketakutan akan masa depan yang tak tentu,
Menjalani detik demi detik masa kini yang terus melaju,
Dengan tekad yang membulat, dengan semangat yang baru.

"S umunaring suryo 
U tamining cahyo 
G umregah jiwo rogo 
I khtiar lan ndedonga 
Y ekti mring Gusti 
A karyaning jagad 
R inakit sabar lan tawakal 
T uhu satemah sumingkir 
O mbaking gudho rencono."

(Bersinarnya Sang Surya yang merupakan sumber cahaya, membuat jiwa raga bersemangat kembali, dengan ikhtiar dan doa hanya kepada Tuhan Sang Maha Pencipta semesta raya, Dirangkai dengan kesabaran dan tawakal, maka segala rintangan akan menyingkir selama-lamanya.)

>> ROHSNA LA 'AFIYS
Kapal Nuh, 
11 Juni 2011
16.55 WIB
6/16/2011 01:38:00 PM | 0 komentar | Read More

MENSYUKURI KEGAGALAN MENUJU KETAWAKALAN

Written By Unknown on Tuesday, June 7, 2011 | 6/07/2011 12:37:00 AM

OLEH : ROHSNA LA 'AFIYS

"Kegagalan demi kegagalan yang bertubi menghujaniku,
tak seperti kegagalanku kali ini.
Kawan..... 
Percayakah kalau kukatakan aku mensyukuri kegagalanku kali ini ?
Benar kawan, 
Kegagalan kali ini berasa madu, 1000 X MADU !
Mata pun berkaca-kaca. Namun ini adalah wujud ekspresi BAHAGIA.
Betapa aku semakin dewasa,
Betapa aku semakin memahamiNYA."
Begitulah........
Sahabat remajaku menutup kisah panjangnya tentang masalah klise anak ABG yang beranjak dewasa dengan begitu memesona,
...............Pemahaman tentangNYA................
Ah, anak sekecil itu,
................LUAR BIASA !

 ********

Kecewa saat harapan tak terwujud ?
               MANUSIAWI  
Kecewa kala ikhtiar tak berbuah ?
               LUMRAH
Atau putus asa ketika doa belum terjawab ?
               ITU BIASA TERJADI
Apakah kekecewaan dan putus asa bisa merubah kegagalan menjadi kesuksesan? Tentu tidak!
Lantas apa yang sebaiknya harus dilakukan? Hemmm....pertanyaan bagus kawan.
Memang bukan hal yang mudah. Karena setelah detik berganti dan kegagalan menjadi masa lalu yang terprasastikan, telah menunggu tugas berat untuk segera dihadapi dan diselesaikan dengan baik. Ialah menata hati agar pasrah dan ikhlas atas ujian kegagalan itu. Yang tak kalah penting adalah menurunkan ego yang mungkin telah membubung menuju langit dan memaksanya untuk berintrospeksi. Mengajak nurani berdiskusi tentang (lautan) hikmah yang terkandung dalam ujian kegagalan tersebut.
Adakah langkah yang kurang terarah ?
Adakah ucapan yang membuat sakit hati orang ?
Adakah prasangka buruk yang justru membuat diri sendiri terpuruk ?
Adakah riya dan ujub yang mengundang Alloh menurunkan teguran sebagai wujud cintaNYA ?
Adakah akhlak berinteraksi sosial kita yang tidak nyunah ?
Adakah ketidakikhlasan atas takdir NYA ?
Adakah ...........................

Kawan,
Bukankah pada hakekatnya kegagalan itu tiada? Karena yang ada hanyalah sukses yang tertunda ! Dan dalam penundaan itu terkandung pelajaran berharga melebihi harta sepenuh dunia.

Sementara Sang Maha Perkasa, mempunyai hak prerogratif untuk menyempitkan maupun melapangkan rejeki hambaNYA.
Dan di sinilah kita, hamba yang hina ini, dituntut untuk memahami sekaligus mengamalkan makna ayat FAIDZA AZZAMTA FATAWWAKKAL 'ALALLOH - Jika tekad telah bulat maka bertawakkal kepada Alloh saja kesudahannya. (Tentang ayat ini ada kisah menarik yang akan kuceritakan dalam artikel berikutnya).

Kawan,
Derajat tinggi seseorang bukan dilihat dari seberapa banyak hasil yang di dapat atas ikhtiarnya,
Namun derajat tinggi apalagi di sisi Alloh ta'ala lebih dinilai dari rentetan proses AWAL-TENGAH-AKHIR sebuah ikhtiar yang terkait satu sama lain dan membentuk sebuah hasil akhir.
Sudahkah cara dan penyikapan dalam berproses tersebut sesuai dengan petunjuk Nabi SAW ?
Yang tak kalah penting sebagaimana telah disinggung di muka adalah adanya pelajaran mahal yang tak ternilai oleh apapun dibalik setiap kegagalan.
Agar kita lebih berhati-hati dalam melangkah,
Agar kita lebih bijak dalam berkata-kata,
Agar kita lebih mengedepankan baik sangka (kepada diri sendiri,orang lain,keadaan,bahkan kepada Tuhan),
Agar kita lebih berendah hati kepada sesama,
Agar akhlak kita benar-benar merupakan cerminan akhlak Rasullulah tercinta, (Bukankah Rasul diutus untuk menyempurnakan akhlak?)
Agar apapun takdir Alloh atas kita mampu kita sikapi dengan ikhlas dan tawakal,
Agar.................

" Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
Yang menguasai di Hari Pembalasan,
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan,
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Amiin"

AL FATIHAH : 1-7


07 JUNI 2011
00.35 WIB
6/07/2011 12:37:00 AM | 0 komentar | Read More

Halah..... Terbentuk Partai Baru Bernama : PeGO*

Written By Unknown on Thursday, June 2, 2011 | 6/02/2011 01:05:00 AM

*PeGO = Parte Gegar Otak, Parte yang sedang menuju operasi otak kedewasaan.

'Cerita ini hanya Sebuah fiksi gak ilmiah, 
di karang secara kilat oleh seorang muslim goblok,
Berupa kumpulan kentut aneka rasa,
Yang didaur ulang dengan imajinasi tingkat tinggi,
Demi secuil asa agar kita lebih dewasa ......
......menjalani peran sebagai seorang hambaNYA'

PeGO SEKARANG, MIRIP KW9 ? MASA SIH ?!



Begitulah.... akibat kebablasan memanfaatkan kemulusan jalan demokrasi yang aduhai, semlohai bin menggoda, akhirnya parte satu ini terjatuh dan tercemplung di kubangan rupiah yang tiba2 mak bedunduk nongol di ujung jidat. (Bayangin sob, nglihat tuh duit harus nglirik2 ke atas. Lucu deh... praktekin aza coba ! )
Awalnya sih kalem dan idealis buanget. Ta-pii... karena fitrah umur yang masih bau kencur alias ABG.... parte kakaknya gurem ini, kena hipnotis bisikan tetangga parte yang lumayan nakal. Akhirnya si ABG ikut-ikutan deh bermain lumpur. "Asiik" kata si ABG. Dan temen nakal itu tersenyum puas sambil membatin :"Kena deh lu...ha...ha...haa..."

Akibat miris dan ngilu merasakan fakta ini, saya jadi teringat sepuluhan tahun yang lalu dan MERASA perlu membeberkan pola dan sepak terjangnya....(Apalagi baru-baru ini beritanya menjadi headline hampir semua sumber berita. Ialah : KW9-Komandemen Wilayah 9). 
Eh sob.. tau dong KW9 (sssttt bukan RW 9 ya.... Itu sih RW tempat saya tau) alias NII gadungan, kelompok boneka yang sesat bin menyesatkan itu lho...............Konon menurut imajinasi tingkat tinggi kolaborasi kedua belah otak kanan dan kiri saya (he..he... belajar_narsis.com) kelompok KW9 ini adalah bikinan intelijen global semesta raya besan dari yahudi laknatulloh. Iya sob... ini sudah mainan intelijen global, bukan cuma intelijen lokal. Kalau yang ini sih cuma ecek-ecek, mengkloning keculasan si Yahud dan barangkali ikut memanen berkah. Tujuannya ya tentu buat bikin umat Islam nan besar ini bunuh-bunuhan sesamanya. (Ngeri kan....?? untung cuma imajinasi !!)


Tapi coba deh pikir pake otak (jangan pake dengkul ya) ...... Secara takdirnya kaum YAHUDI memang kesohor mempunyai kecerdasan tingkat tinggi sekaligus dioplos dengan kelicikan super power beraroma menghalalkan segala cara. Masih ingat kan dengan peristiwa NAEN WAN WAN (911) ? Berkat kecanggihan pembajak kelas mbahnya kakap,yang menurut bisikan imajinasi saya lagi, mereka... para "mujahid" itu.... sengaja disiapkan sebagai martir JUSTRU oleh intelijen AMRIK yang sudah dikendalikan oleh si jenius yahudiwan wa yahudiwati.Tentunya tanpa mereka sadari sama sekali. RUMIT kan ???
Faktanya, di hari H gedung kembar lambang kecongkakan itu remuk bagaikan kerupuk yang diremas-remas.... semua manusia berlogo yahudi gak kelihatan batang hidungnya di area itu alias absen. Kok bisa sih?
Ya bisalah, YAHUDI.... emang elu yang ampe detik ini gak paham juga maksud gue. he...he.... kali ini becandanya kelewatan ya....Maap. Maksud konteks kalimat tadi adalah yahudi itu disamping CERDAS namun juga CULAS. Segala cara bisa mereka halalkan asal tujuan mereka tercapai. TITIK.
Dan... bersamaan berantakannya tuh gedung, 3000-an warga AMRIK yang telah dikadali Yahudi, MAM-PUS! Demi apa sodara-sodara ??? Demi pencapaian tujuan yang lebih besar bahkan TOP URGENT dalam agenda mereka. Dan benar kan..... Belakangan, IRAK diacak-acak. AFGHANISTAN di bumi hanguskan. PALESTINA dikarantina. Heemmm sedih sob.... sueediih buanget. Suwer deh...
Jadi sob.... sepertinya orang-orang Amrik itu perlu dikasihani deh..... Alasannya mereka itu cuma dijadiin wayang alias boneka oleh segelintir bangsa yahudi yang dengan cerdasnya memerankan diri sebagai dalang ! Gimana menurut ente ??

Maka dengan mengorbankan HANYA 3000-an nyawa (tak berdosa ada,yang berdosa sedikit ada, yang dosanya lumayan berat mungkin juga ada) BERBUAH terbukanya jalan untuk membunuhi berlipat ganda kaum MUSLIM sedunia !
Jadi, waspadalah....waspadalah........

Nah... sekarang balik maning nang Indonesya. Kembali membahas gosip murah sedikit mahal (relatif sih), kita coba korek kemiripan si PeGO dengan KW9. Lagi-lagi ini cuma fiksi gak ilmiah karya saya. Jadi anggap aja lucu-lucuan gimaannnaaaa gitu....

Di pihak penebar gosip, mereka membeberkan fakta perpolitikan terkini yang sahih dan kasat mata. Menyerang tanpa ampun, menjambak,meninju,menendang dan menusuk sampe ke jantung dan ulu hati. "Pokoknya si PeGO ini harus dikotakkan, ditinggal, diinjak-injak dan dicampakkan ke lubang jahannam" begitu kira-kira tekad bulat mereka.


Dan di pihak para pembela sejati (yang oleh penebar gosip dijuluki MUQOLIDUN) mereka membela membabi buta di tengah malam tanggal 30 tahun hijriah.... "Mereka itu kutu kupret,ranting kering,barisan sakit hati, bla..bla...blaa...."teriak mereka tak kalah sengit (kira-kiranya begitu...)

Nah.... melihat fakta politik akhir-akhir ini mau tidak mau,suka tidak suka, dengan penyesalan mendalam harus saya katakan penebar gosip itu ADA benarnya. HAAAAAA......betulkah ??! (awas mingkem, jangan melongo gitu dong.... he... he... )

"Kok tau seh??" Kalian pasti tanya gitu kan? Hayo ngaku aja....
Ya iyalah...hampir empat taon pren sekitar sepuluh taon yang lalu seperti sudah saya singgung di muka, saya "berjihad" bersama barisan mereka (KW9). Membela agama Tuhan dengan gagah perwira. Rela berkorban harta,tenaga dan bahkan nyawa. (bentar ya... menerawang dan terharu. Hiks....). Uang gaji saya diporotin dengan suka rela dan senang gembira sampe segundul-gundulnya oleh mereka (heeemmm dulu banget jaman masih ABG dengan gelora semangat belajar begitu membara namun dengan penguasaan ilmu agama yang ceteknya minta ampun, alias GUUOOBLOOK dan TOLOOL! Ggggrrrr!!!)

Mengenai gosip yang berulang kali saya singgung tadi, silakan cari sendiri ato tanyakan saja sama mbah GOOGLE.(Mungkin gak bakalan nemu bro, masalahnya parte PeGO itu hanya fiksi aza, gak usah dibawa serius ya).

"Tapi elo tadi membenarkan bahwa mereka ada kemiripan, kok sekarang bilang cuma fiksi doang. Gak konsisten !!" Nah lho... ada juga dari kalian yang kritis bertanya begitu kan.....
Gue sih gak ambil pusing. Dan mo tahu jawaban gue ? Begini "Sabar bro.... namanya juga pemimpi amatir. Doain aza, semoga besok-besok kalo sedang berimajinasi lagi bisa bermutu ya... Amiin.

Soalnya lagi ini saya udah ngantuk beraat, dan kayaknya gak penting buat dibahas lebih lanjut. Entah nanti mau dilanjuti ato enggak ceritanya, suka-suka saya. Kalo dirasa perlu plus mood nulis lagi nongol ya diterusin.
Good Night,
Salam Sukses Sejahtera,
Menuju Indonesia Digdaya 2050.

ROHSNA LA 'AFIYS
Kapal Nuh, 02 JUNI 2011
01:01 WIB
6/02/2011 01:05:00 AM | 0 komentar | Read More

KARTINI, MENCARI CINTA YANG HILANG

Written By Unknown on Saturday, April 23, 2011 | 4/23/2011 05:59:00 PM

Sebuah Kisah yang Hampir Asli 
Motivasi Segera ......
Siap di-sinetron-kan.


OLEH : ROHSNA LA 'AFIYS

Sang Surya baru saja meredup. Menyelinap turun di antara pucuk-pucuk beringin tua di sebelah barat Bukit Sidagura. Sepoi angin tampak begitu lembut menyapu bunga-bunga teratai yang menyelip di antara ribuan daun eceng gondok yang hampir memenuhi permukaan waduk ROJOKAYA (Rowo Jombor Krakitan Bayat), membuatnya bergoyang riang seakan memanggil kawanan bangau-bangau putih yang terbang rendah itu untuk datang menghinggapinya.



Dengan kecepatan sekitar 30 km/jam kupacu motor bebek kesayanganku ke arah timur melintasi puluhan warung apung dan pemancingan yang berderet di pinggiran pantai barat laut waduk. Sambil bersenandung, kubawa sekeping hatiku yang berbuncah riang. Terselip sebuah harapan di sana. "Sudah tiba waktunya, Ummi. Jangan bersedih lagi. Aku sudah menemukannya, Insya Alloh..." gumamku. Tak sabar rasanya untuk segera sampai di rumah. Mendapati ummiku, mencium tangannya dan memeluknya. Benar, Ummilah orang pertama yang akan mendengar berita bahagia ini.
 Tiba-tiba dari kejauhan kulihat orang berkerumun. Begitu aku sampai di tempat kerumunan, seorang lelaki gendut pemilik 'Warung Apung dan Pemancingan Pak Bagong' tanpa ditanya memberitahuku  "Ada kecelakaan, Pak." Sungguh ironis memang, salah satu desa penyumbang PAD terbesar sekabupaten Klaten ini, masih punya jalan utama yang tak layak pakai. Aspal berlubang di sana sini, sehingga tak jarang menyebabkan kecelakaan terjadi. Lelaki kurus bermata besar di sebelah kiri bapak gendut menimpali, "Sebenarnya bapak ini gak ngebut lho" tangan legamnya menunjuk seorang lelaki botak yang tergeletak di samping sebuah motor RX King. "karena lubang jalanan lumayan dalam, bapak ini panik dan akhirnya nge-rem mendadak. Kata korban, tadinya mau lewat Bugel (Dukuh Bugel- pen). Tapi...tau sendiri kan.... kalo hujannya sedikit saja deras, jalan di kampung itu terendam air sampai hampir selutut. Ya... terpaksa deh lewat tanggul yang jalannya hancur ini! Uang rakyat bukannya buat pembangunan tapi malah dikorupsi. Emang dasar pemerintah semuanya koruptor !!" Wajah si kerempeng tiba-tiba memerah begitu mengucapkan kalimat terakhir itu. Kontan saja secara reflek aku tersentak oleh semburan kata-katanya. Beberapa orang yang sedang membantu korban kecelakaan pun mengalihkan pandangannya ke sumber suara.
Benarkah pemerintah semuanya koruptor ?
Apa iya gak ada satupun yang gak koruptor ??

***


Kudengar suara TV menyala begitu aku sampai di pelataran rumahku. Ketika kuucapkan salam, suara seorang wanita menjawabnya. Bukan.... bukan suara ummiku. Lantas suara siapa ? Namun sepertinya aku mengenalnya. Tapi... kenal di mana ? Siapa dia ?? Tiba-tiba rasa penasaran menguasai jantungku dan membuatnya makin kencang berdegup. Bagai orang terhipnotis kubuka pintu dan kulihat sesosok wanita bersimpuh di depan pesawat televisi yang menyala dan menampilkan acara gosip murahan. Sebentar ia menengok ke arahku untuk kemudian terpaku lagi ke TV. Tangannya sesekali mengusap mata. Terdengar lirih suaranya sesenggukan.
Apakah ini yang dinamakan DEJAVU ?
Antara ingat dan lupa,
Antara pernah mengalami hal ini namun lupa kapan dan di mana....


Hasrat ingin tahuku kutahan begitu melihat gerak gerik wanita itu, akupun hanya bisa terpaku di ambang pintu menyaksikan  babak cerita yang membingungkan ini.




BERSAMBUNG.................



 SWAKONSUMSI Pulsa MURAH  klik di sini !
4/23/2011 05:59:00 PM | 0 komentar | Read More

Anak ABG Itu Akhirnya 'Dijewer' Juga

Written By Unknown on Tuesday, April 12, 2011 | 4/12/2011 01:29:00 AM



Mamat, itulah namamu. Anak bau kencur yang sedang nakal-nakalnya. Di usiamu yang masih hijau ini tak bosan-bosannya kau unjuk gigi, bikin ulah yang aneh-aneh. Ikut-ikutan teman-temanmu, bermain lumpur di tengah sawah nan subur. 
Awalnya kau adalah anak lucu nan menggemaskan. Betul.... saat kelahiranmu, kau tampak begitu suci dan membuat siapapun berbunga hatinya karena aura cahaya di wajahmu.Siapapun yang melihatmu pasti tak bisa menahan tangannya untuk sekedar mengusap kepalamu. 

Ah... Mamat. Tak terasa waktu telah menempatkanmu  pada usia sehijau ini. Orang bilang masa-masa seperti ini adalah masa ABG. 
Kau tambah nakal...........
Kau tambah sok pintar.............
Kau tambah liar..............................
Semua butuh proses Sayangku,
Bukankah percuma membangun istana pasir di tepi pantai ?
Semua ada masanya Sayangku, 
.........ada masanya!

Ahh... Mamatku sayang,
Bukankah keterburuan yang kau jadikan panglima akhirnya membuatmu tersungkur. Jatuh berdebam mencium tanah. Dan tahukah kau.... Saat terjatuh itu hakekatnya adalah saat kau begitu dekat dengan Tuhanmu? Betul Mat... Tuhan Yang Maha Tinggi sedang kangen sama kamu. Agar kau banyak-banyak menekuri debu. Debu yang menempel di sepatu mengkilatmu itu, usaplah Mat.... usaplah dengan sepenuh cintamu.

Sayangku,
Bersabarlah dalam deraan cobaan ini.
Karena tanpa derita mustahil kau akan dianugerahi kebijaksanaan.
Dan dengan kebijaksanaan itulah mimpimu bisa kau genggam.

Maka......
Setelah badai ini berjanjilah untuk segera dewasa, Mamatku.

 Demi umat, demi umat !

( ROHSNA LA 'AFIYS )

NB: 
Selamat hari lahir ke 13 Mat.... 
Cepatlah besar matahariku (dan dewasa tentunya), 
Jangan hanya karena pipit yang menggoda, kau lepas dari genggamanmu si burung garuda.
Salam Sukses Sejahtera,
Menuju Indonesia Digdaya 2050.


4/12/2011 01:29:00 AM | 0 komentar | Read More

JIKA HARIMU DI GELAP MALAM

Written By Unknown on Friday, June 25, 2010 | 6/25/2010 10:31:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys

Jika harimu di gelap malam
Mendung menggantung tumpah menghujan
Diselingi kilat yang dicambukkan
Tersungkur badan dalam gigil bercampur gemetar
Tertatih di bawah kelip halilintar
Teraduk rasa cemas dan harap 
Di ringkih jiwa yang selalu bertanya :
 " Wahai Yang Maha Dekat
   Bilakah pertolonganMu tiba ?
   Di penat ini aku meratap
   Mengadukan luka yang perihnya menjajah jiwa
   Memporandakan harapan
   Mencerabut tenaga
   Ditelan banjir hitam yang menyeretku entah kemana
   Bilakah pertolonganMu tiba ?? "

Tidakkah kau ingat kala dulu belajar merangkak ?
Kau abaikan ibumu yang lantang berteriak :
         "Hati-hati Nak... Nanti jatuh dan terluka"
Maka kembalilah berjuang
Menjelma bayi yang terus bernyanyi
hingga tak terasa kaupun berlari
Mengejar kapal Nuh yang menghampiri
Mengangkatmu dalam keselamatan
Bersama menuju pulau harapan
Hingga mantap jiwa bertekad :
"Faidza azzamta fatawakkal 'Alallah".

28 Mei 2010

6/25/2010 10:31:00 PM | 2 komentar | Read More

Dari Ariel-Luna Hingga Syahwat DPR

Written By Unknown on Wednesday, June 9, 2010 | 6/09/2010 01:15:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys
SAMA-SAMA HOT NEWS

Apa hot news dengan rating tertinggi sepekan terakhir ?
Tidak lain jawabannya adalah video mesum (mirip?) Ariel Peterpan dengan Luna Maya.
Lantas apa kaitannya dengan syahwat DPR ?
Apa wakil rakyat yang katanya terhormat itu juga ikut beramai-ramai beradegan syur kemudian merekam dan me(di)nyebarkannya ???
Jadi penasaran deh.......
Ingat dong Sob....
Dulu kasus yang sempat mencoreng gedung bundar itu pernah terjadi kan.
Itu tuuh politisi dari sebuah parpol besar berinisial YZ VS ME seorang artis papan luncur. He...hee...heee......
Nah lho....
Emang ada lagi ?
Siapa dong ?
Dari partai apa ???
Sama artis lagi ?????!!!
Jangan-jangan dengan Ariel juga !!

S-T-O-P !!!!!!!!!!!!!!!
Colling down, please...... 
Be positive!

Yang penulis maksud dengan syahwat DPR (selanjutnya tambah kata OKNUM di depan kata DPR atau kata yang searti ya ) dalam tulisan ini tidak ada kaitannya dengan dunia esek-esek itu.
Yaaa...gak hot dong bro.....
Tenang pren dijamin tetep hot kok. Buktinya berita itu menjadi headline news hampir di semua surat kabar nasional dan bersaing ketat dengan kehebohan AP VS LM.
Nah.... mulai nyambung kan. Alhamdulilah.
Syahwat DPR yang penulis maksud adalah syahwat egoisme ala koruptor kelas mbahnya kakap.
Kalo kata Slank yang sempat bikin gerah oknum AWAN (Anggota deWan) : UUD alias Ujung Ujungnya Duit.

MENYELINGKUHI "SANG KETUA"

Sang Ketua ? apaan tuh.....
Coba jawab pertanyaan di bawah ini dengan pelan-pelan saja soalnya kalo sambil teriak apa kata dunia : 
1. Siapa WAKIL rakyat ?
2. Siapa yang meWAKILi rakyat di gedung bundar ?
3. Siapa yang meWAKILi rakyat dan disebut anggota legislatif ?
Sudah tahu jawabannya kan !
Kalo mereka disebut WAKIL RAKYAT berarti ada KETUA nya kan.
Nah pertanyaan selanjutnya adalah siapa KETUA nya ?
KITA lah ketuanya,
RAKYAT .
R-A-K-Y-A-T  !
Kita sebagai Sang Ketua telah dengan berani hendak ditipu, dibodohi, diselingkuhi.
Maka sebenarnya kita juga punya hak menurunkan wakil-wakil nakal itu kapan saja sekehendak kita dengan cara apapun.
(Dengan cara apapun ? ngeri membayangkannya. Daripada jadi masalah tolong kata 'cara apapun' diganti dengan kata 'cara yang elegan' Insya Alloh terdengar lebih manusiawi).

Menurut Idrus Marham politisi dari Partai Golkar dalam obrolan pagi hari ini Rabu 9 Juni 2010 di TV ONE, dana yang sekian M itu bukannya dibagi-bagikan ke anggota DPR, bukan !
Politisi berlidah belut yang jurus-jurus silat lidahnya sukar dihentikan sang moderator ini,
mengatakan DPR tidak akan menyentuh sama sekali dana sekecil itu. DPR hanya berlaku sebagai pengawas atas kinerja pemerintah, karena nantinya dana aspirasi itu akan dikelola dan disalurkan oleh pemerintah.

Sampai di sini idealismenya lumayan berbobot, namun.................
Bukan rahasia lagi bahwa idealisme akan rontok segundul-gundulnya seiring lolosnya lobi-lobi yang beraroma kentut koruptor.
Dan lagi-lagi rakyat sebagai pemilik mandat alias Sang Ketua diselingkuhi dengan rapi.
Sehingga keadilan dicampakkan dan kesejahteraan bagi rakyat yang selama ini dikampanyekan hanya menjadi fatamorgana karena sebagian besarnya telah disunat dan membuncitkan perut anggota dewan bermental koruptor.

RONTOKKAN SYAHWAT POLITIK DENGAN IMAN

Namun demikian ada beberapa politikus yang memberikan komentar yang menyejukkan.
"Akhirnya, menurut kami (pimpinan dewan, Red), pengucuran dana ini berpotensi disalahgunakan anggota dewan," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (7/6) dalam wawancaranya dengan harian Jawa Pos.
Menurut dia, penyalahgunaan tersebut bisa dilakukan secara politis maupun dilandasi interes pribadi.

"Saya meyakini usul dana itu tidak mungkin digolkan, suara pimpinan saya yakin akan sama semua," tambah mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut.

Sementara di tempat terpisah melalui situs berita Antara Sekretaris Jenderal PKS yang juga Wakil Ketua DPR, Anis Matta, menyatakan bahwa partainya siap beradu konsep dan argumentasi melalui diskusi terbuka mengenai perlu-tidaknya atau legal-tidaknya dana untuk dapil.

"Kalau Golkar tetap `ngotot` kita akan debat, adu argumentasi di Badan Anggaran atau komisi," katanya.
Menurut Anis, alasan dana aspirasi untuk pemerataan pembangunan justru akan kontradiktif dengan adanya kenyataan bahwa 60 persen anggota dewan berasal dari Pulau Jawa.
Karena itu, dana aspirasi tidak mungkin bisa memeratakan pembangunan, tapi malah akan menimbulkan kesenjengan sosial.

"Dapat dipastikan sekitar 60 persen dana tersebut akan mengalir ke Pulau Jawa. Padahal daerah luar Jawa seperti Maluku lebih memerlukan pembangunan. Kalau kasih dana double untuk luar Jawa juga enggak jelas konsepnya, ini juga akan menyuburkan percaloan anggaran," kata Anis.

Anis berpendapat, kengototan Partai Golkar sebenarnya berdasarkan niat yang baik.
Namun caranya yang salah. PKS menilai pemerataan pembangunan tidak bisa diselesaikan melalui dana aspirasi.

Dia mengatakan, dana pembangunan di Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara hanya sebesar 18 persen dari Rp1000 trilun. "Jadi APBN ini `slot` untuk pembangunan kecil, diotak-atik apa pun enggak akan bisa," kata Anis.

Wakil Ketua DPR ini berpendapat, jalan keluar dari rendahnya anggaran pembangunan adalah memperbaiki iklim investasi.
Caranya, pemerintah perlu membuat regulasi dan hubungan dengan negara-negara sumber invesasi menjadi lebih baik.

Ditanya bagaimana sikap PKS jika Golkar memaksakan kehendaknya melalui Sekretariat Gabungan Partai Koalisi, Anis menyatakan PKS akan tetap menolak.
Namun, PKS tetap membiarkan keinginan Golkar bergulir dan menghadangnya dengan adu konsep.

"Artinya pemikirannya (Golkar) salah kaprah. Jadi kalau mau perbaiki kita perbaiki konsep ini," kata Anis.

Maka tak bisa dipungkiri bahwa pengkawalan terhadap program-program yang selama ini masih belum maksimal hendaknya lebih dikedepankan.
Disamping penghapusan mental korup dari sebagian anggota dewan yang hakekatnya ada namun sukar disentuh. Seakan merekalah pemegang otoritas hukum itu sendiri sehingga hukum menjadi mandul (iya kali ya...)
Akhirnya keimananlah senjata pamungkas pemusnah koruptor yang paling manjur.
Karena ketika para pengambil kebijakan di negeri ini telah purnama keimanannya maka hukum Tuhan secara otomatis akan ditegakkan.
Kalau sudah begitu keadilan macam apa yang tidak bisa tegak?
Kesejahteraan rakyat pun dapat terwujud sempurna.
Menjadi negeri gemah ripah loh jinawi,
Toto titi tentrem kertaraharja,
Baldatun thayibatun wa rabbun ghaffur.
wallahu a'lam bishawab.

==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
6/09/2010 01:15:00 PM | 0 komentar | Read More

Jika Harimu Telah Di Ujung Senja

Written By Unknown on Tuesday, June 8, 2010 | 6/08/2010 01:22:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys

Jika harimu telah di ujung senja
Menanti gemintang bertabur di sela gulita
Kau mematung iringi tenggelamnya Sang Surya
Tanpa kedip, ujung matamu kau lempar ke tengah samudera
Bagai Yunus yang dikurung tiga gulita
Gelap tiada tara.

Jika harimu telah di ujung senja
Air matamu yang menjelma sungai panjang
Mengalir deras menggemericikkan kisah yang dicatat malaikat
Sebagai pembasuh dosa-dosa
Laksana Bima yang melawan Naga Samudera
Payah dan melelahkan.

Tidakkah kau ingat kala di rahim Bunda 
Begitu mudah kau jawab sebuah tanya :
"Siapa Tuhanmu yang menjadikanmu ada ?"
Maka kembali harus kau relakan
Saat luka demi luka
Bertabur bagai gemintang yang kau tunggu hadirnya.

Begitulah hakekatnya,
Luka yang kau derita hanyalah hiasan saja
Nikmati dan syukuri
Karena ia datang untuk mendewasakan
Seumpama purnama yang dimuntahkan Sang Kala
Terang tanpa tandingan
Selepas lirih bibirmu yang menyenandungkan doa :
"La illaha illa anta subhanaka inni kuntu minadhdholimin."

==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
6/08/2010 01:22:00 PM | 0 komentar | Read More

" TOLONG.... DUA ANAKKU DICURI !!! "

Written By Unknown on Friday, January 29, 2010 | 1/29/2010 01:12:00 PM



Ah oneng, kenapa juga aku turut bersedih. Kemarin, dua anaknya yang ia lahirkan beberapa pekan yang lalu dengan penuh perjuangan, ia susui dengan penuh cinta, ia rawat dengan limpahan kasih sayang, tiba-tiba saja dicuri orang ! Dan seharian ini ia teriak-teriak tak karuan.

Sebenarnya Sang Sutradaranya adalah aku (tega ya). Suatu siang sepupuku, Endro minta ijin padaku. Aku malah menyarankan untuk membawa semua anak Si Oneng. Endro bilang, "Satu saja Mas yang jantan." dan dibawalah Si Kuning dalam karung. Saudaranya, Si Hitam kebingungan mencari. Mondar-mandir, keluar masuk rumah. Aku sih cuek saja pura-pura gak tahu.
Eh....kok ya Endro datang lagi dengan motor gaulnya. "Mas...kata ibu suruh bawa semua. Kasihan kalo cuma satu, biar lahap makannya." Endro berkata begitu sambil menstandartkan motor uniknya. "Kebetulan ndro, bener bawa saja semua." jawabku kegirangan. Soalnya rumah ini sudah terlalu sumpek. Toh sudah ada Bajuri dan Oman, juga Oneng tentunya. Apalagi di rumah Endro pasti lebih berguna. Dan...kejadian penculikan itu tidak diketahui Oneng. Entah sedang kemana dia.
Masalah baru timbul saat oneng datang dan mau menyusui kedua buah hatinya. Klimaksnya pagi ini Oneng benar-benar kehilangan, kecurian ! Teriak-teriak dengan suara yang menyayat hati. Mondar-mandir antara dapur dan ruang tamu. Berhenti sebentar untuk kemudian teriak lagi sejadi-jadinya :" Meooong.....meeoooonnngg !!!!! Coba bayangkan sodara-sodara, kalau Anda jadi Oneng bagaimana perasaan anda ? Sedih kan ?? hik...hiikk.... (hayoo kok malah nyengir sih.....)

Dan........ aku aku jadi pahlawan buat Oneng (dasar). Mengelusnya, menghiburnya, dan menenangkan hatinya.. Padahal, kalo dia tahu bahwa aku yang nangkap dan menyerahkan kedua anaknya pada si maling (sori ya Ndro), pasti Oneng akan marah sekali padaku (masa sih...).

Eh...coba lihat ternyata manjur lho elusanku. Si Oneng sekarang tertidur pulas. (GR ya... padahal oneng tertidur karena kecapekan teriak-teriak, dan memang adatnya kucing kan kalo pagi begini tidur. he...he.....)

Akupun beranjak beraktifitas sambil menyenandungkan sebuah nasyid :
"Jalanilah hidup dengan indah,
Walau kadang kau merasa resah,
Yakinilah dan tabah......"

 Kenangan di Wisma Cinta, 21 September 2007 ; 06.30


=======================================================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
=======================================================================
1/29/2010 01:12:00 PM | 0 komentar | Read More

SANG MUTARABBI, YANG KEHILANGAN SPIRIT DAN TAK DICARI

Written By Unknown on Wednesday, January 21, 2009 | 1/21/2009 02:21:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys


Anda pernah mendengar atau bahkan menyaksikan film berjudul SANG MURABBI, MENCARI SPIRIT YANG HILANG ? Sebuah film kritis dan mencerahkan yang mengajak para kader dari sebuah gerakan dakwah untuk kembali kepada asholah dakwah. Sungguh inilah satu-satunya nasehat paling elegan dan mencerminkan jiwa para ksatrya. Dan anda akan sangat menyesal kalau sampai tidak menonton film tersebut. Swear ! Sedang tulisan saya kali ini akan sedikit berteriak dari sudut pandang yang agak berbeda. Benar, memang ini hanyalah teriakan dari setitik buih yang barangkali tak terdengar. Namun perlu diingat bahwa sebuah gelombang ombak yang dahsyat pastilah terbentuk dari buih-buih hina yang menyatu, padu. Jadi sebenarnya tak ada alasan untuk tidak didengar bukan ?

Di sebuah kebun dakwah tersebutlah kisah. Tentang sebiji benih bernama MUTARABBI yang mulai tumbuh menjadi sebatang pohon. Ia tampak layu dan bahkan hampir mati.
               Kalau ingin, hanya ditiup daun-daunnya bisa berguguran.
               Andai mau, cukup disentuh saja ia akan ambruk.
               Bila berkenan, sekedar digertak maka matilah riwayatnya.
Duhai..... sungguh kondisi yang teramat mengenaskan.
Lantas bisakah disebut bijak kalau kemudian si pohon sekarat masih juga disalahkan dengan berbagai pemojokan, semisal :
Kenapa anda tidak mencari air agar tak layu ?
Bagaiman anda berdiam dan tak berlindung dari terik mentari ?
Apakah tak Anda cari petanimu agar dia memberimu pupuk, menyiram juga membuang tanaman pengganggu ?
Si pohon sekarat pun bisa dengan mudah bertanya balik :
Kemana gerangan kepekaan petaniku ?
Aku butuh disiram air, pupuk juga dipelihara dengan baik. Kemana petaniku, kemana ?

Saudaraku,
Bukankah tindakan saling menyalahkan tak akan pernah menyelesaikan masalah ? Bukankah justru yang terjadi gelembung masalah akan semakin besar dan itu berarti amat rentan terjadinya ledakan. Duaarrr !!
Sampai di sini saya tidak hendak mengajak pembaca untuk membela salah satu pihak. Okelah anggap saja dua-duanya salah. Artinya harus ada titik temu agar si pohon kembali hidup berseri dan si petani giat berladang lagi. Dan menurut hemat penulis titik temu yang diharap adalah ILMU.
Bukankah tanpa ilmu petani takkan bisa bertani dengan benar ?
Begitupun si tanaman tak bisa menyenangkan hati penanamnya ?
Namun dalam setiap penyelesaian masalah tentulah ada perangkingan dan tahapannya. Dan secara obyektif si petanilah yang menempati rangking pertama, karena dialah subyek dan tanaman adalah obyek.
Sedikit analogi di atas barangkalai cukup untuk menggambarkan masalah yang mungkin terjadi antara MURABBI (pembimbing) dengan MUTARABBI (yang dibimbing) nya.
Dimana Murabbi sebagai petani dan Mutarabbi sebagai tanaman.

Ikhwah fillah,
Betapa banyak penduduk Indonesia kita. Dan betapa banyak pula umat muslim negeri ini. Bahkan predikat negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia telah disandangnya.
Namun......
Dari sekian ratus juta yang muslim berapa yang sudah tertarbiyah ?
Dari yang sudah tertarbiyah berapa yang sudah ditarbiyah dengan metode yang benar ?
Dari yang sudah ditarbiyah dengan benar berapa yang sudah mentarbiyah ?
Dari yang sudah mentarbiyah berapa yang sudah memakai standar tarbiyah dengan benar dan tepat ?
Di sinilah kualitas Sang Murabbi kembali dipertanyakan. Kemana daurah-daurah murabbi yang dulu begitu intens dilakukan ?

Saudaraku,
Banyak daun, ranting, batang, dan buah dari pohon dakwah yang kita tanam berguguran. Bukan semata-mata karena itu merupakan fitrah dakwah. Namun cobalah kita berinstrospeksi (bagi murabbi).
Sudahkah peran ayah ada dalam diri kita ?
Sudahkah kita menjadi dokter atas kegalauan jiwa mereka ?
Sudahkah kita menjadi sahabat tempat mereka mencurahkan rasa ?
Sudahkah kunjungan, telepon atau minimal sms menjadikan mereka tegar kembali ?
Sudahkah.............

Saudaraku,
Marilah rawat baik-baik kaca berdebu itu agar kelak kilaunya turut mengharumkan jalan dakwah ini.


=======================================================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
=======================================================================
1/21/2009 02:21:00 PM | 1 komentar | Read More

PKSWATCH, BELATI TAJAM DI JANTUNG PKS

Written By Unknown on Tuesday, December 30, 2008 | 12/30/2008 05:29:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys



ANGIN KENCANG DI PUCUK POHON MENJULANG


Siapa yang tak kenal dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ? Awal kemunculannya adalah fenomena baru yang kemekarannya begitu membelalakkan banyak pihak. Di era Orde Baru benih-benih pembaharu di sejumlah kampus elite mulai menggeliat. Pecahnya reformasi adalah momentum tepat hingga mereka mengemuka menjelma partai politik baru. Diiringi pekikan takbir ribuan kadernya, dideklarasikanlah Partai Keadilan (PK) yang kini menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Maka gerakan inpun menyemplungkan diri di medan juang penuh jebakan dan kekejaman. Langkah inipun tak urung menimbulkan kekhawatiran beberapa kader. Jangan-jangan bayi merah ini belum kuat untuk mewarnai, bagaimana kalau justru malah terwarnai ?

Sedang di belantara alam maya tersebutlah seorang ksatrya (?) bertopeng, DOS nama gelapnya. Ia mengusung sebuah paham bernama DOSISME. Jurus andalannya adalah bersembunyi di balik topeng dan menyerang dari kegelapan. Senjata pamungkas tanpa tandingpun dengan fasih ia 'kuasai' : Qur'an dan Hadits.

(Jadi inget SNOUCK HURGRONYE, sebiji Belanda yang mampu memporandakan Aceh, hiikss...).

"Untuk mengalahkan musuh maka jadilah seolah kamu bagian dari mereka !" begitu kira-kira tekadnya.

Sedang di alam nyata para BOS PKS, yang oleh DOS menjadi bidikan utama sedang sibuk mempersiapkan strategi pemenangan pemilu 2009 yang tinggal menghitung hari. DOS pun pasang kuda-kuda untuk memecah konsentrasi kader dan simpatisan kalau bisa minimal menjadikannya golput dan ekstrimnya berbalik ke belakang menjadi penentang.
Kalau dulu embrio PKS bergerak di bawah tanah, kemudian muncul ke permukaan dengan menjelma partai politik namun hanya mendapat perolehan suara yang minim. Hal itu karena wajah yang dipakai tetap itu-itu saja (eksklusif). Dari situ maka tersimpullah semacam teriakan bahwa perang adalah tipu daya ! Dan strategipun dimatangkan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada di medan dakwah perpolitikan Indonesia. Salah satu faktor adalah kenyataan bahwa bangsa dengan penduduk muslim terbesar sedunia ini lebih suka menjadi pengekor parti-partai berideologi sekuler. Maka pengalaman bertarung di arena dakwah politik secara alamiah memunculkan manuver-manuver untuk meraih kemenangan. Dimulai dari para BOS, disembunyikanlah wajah asli PKS dengan berbagai topeng. Hal itu tentu saja relevan dengan pentahapan dalam dakwah. Hanya saja barangkali ada sebagian manuver yang dilakukan terkesan terlalu keluar dari rel dakwah (asholah dakwah),sehingga tak bisa dielakkan memunculkan geliat pro kontra di tubuh PKS.
Beberapa pusaran arus dari satu sumber sebenarnya adalah keniscayaan yang menyiratkan budaya orang-orang cerdas. Namun (barangkali) karena ada yang mengipasi maka dua pusaran arus tersebut makin dekat pada benturan. Dan kalau diteruskan tanpa melibatkan cara berfikir dan bertindak yang bijaksana, energi hanya akan terbuang sia-sia dan........bertepuk tanganlah si tukang kipas sambil berteriak kegirangan "hua....ha...haa....akhirnya pecah juga, duuaaarrrr !"
Dari paparan di atas maka posisi DOS yang begitu misterius sangat layak menjadi tertuduh sebagai salah satu 'tukang kipas'.


SI TOPENG PUTIH ITU ADALAH.......


AM yang oleh DOS dianggap mengusung Anismisme adalah generasi lapis kedua yang bersentuhan langsung dengan realita politik yang ada. Ialah konon yang punya andil besar dalam mensetting topeng-topeng yang kini menghiasi wajah PKS disamping juga beberapa tokoh BOS. Walau ia muda tapi konon lagi ia punya pengaruh dan lingkaran channel yang cukup kuat. Mereka inilah pusaran pertama. Sedang pusaran yang lain adalah para ulama yang kebanyakan merupakan generasi lapis pertama serta mungkin tidak bersentuhan langsung dengan realita politik terkini, menganggap berbagai langkah para BOS sudah terlalu jauh keluar dari asholah dakwah. Namun para BOS pun beranggapan bahwa apa yang mereka lakukan masih berada pada koridor syar'i dengan mengacu pada fiqih realitas. Di sinilah letak kesalahpahaman yang harus segera dicari titik temunya. Dan di sini pulalah si tukang kipas merasa berada di atas angin.

MENGUAK SEDIKIT WAJAH DOS, SI TOPENG HITAM

Coba sempatkan untuk membuka blog beralamat di rakyatpupu.blogspot.com, kemudian buka pula pkswatch.blogspot.com. Dan cobalah merenung dan membandingkan secara berulang-ulang, dari cara bertutur kedua blog tersebut terasa sangat kontras. Blog pertama (menurut pengakuan DOS yang dia jelaskan di blog kedua, blog pertama itu sudah tidak aktif lagi) bertutur dengan gaya gaul anak tongkrongan yang cenderung agak saru. Sedang blog kedua mengesankan seorang masjidan yang doyan ngaji. Padahal penting anda ingat kembali bahwa kedua blog itu dibuat oleh orang yang sama !!!
Kalau kemudian anda bertanya mengenai sebutan yang saya berikan baik kepada BOS maupun DOS yakni SI TOPENG PUTIH dan SI TOPENG HITAM, itu tidak kemudian berarti putih itu baik dan hitam itu tidak baik (walau mungkin benar). Tapi lebih karena Si BOS kita mengenalnya dan Si Dos sama sekali tidak bisa kita lihat (karena dia lebih memilih melancarkan kritik dari belantara alam maya dan memakai nama tak jelas pula).

PETA PESERTA DISKUSI DI BLOG PKSWATCH

Secara garis besar penulis memetakan peserta diskusi sebagai berikut :
1. Kader PKS beneran yang (maaf) kurang cerdas dalam berdiskusi (mungkin karena jam terbang yang masih sedikit. Yang ini gampang terprovokasi dan marah-marah, begitu antipati terhadap DOS.
2. Kader PKS beneran yang setipe dengan yang pertama namun yang ini mulai mendukung DOS. Ada yang tetap bersama PKS dengan kegamangan, dan tak menutup kemungkinan ada yang selangkah demi selangkah keluar pagar.
3. Kader PKS bo'ongan yang yang menguatkan argumen DOS.
4. Kader PKS bo'ongan yang pura-pura kontra dengan DOS dan menguatkan atmosfer panas.

MENENGOK FPI DAN MMI

Kalau kebetulan anda berlangganan majalah Islam Sabili buka kembali edisi no.2 TH.XIV 10 Agustus 2006/16 rajab 1427 (saya mendapatkan majalah ini saat mengunjungi sebuah stand di acara Islamic book Fair, dan itupun majalah bekas seharga Rp 2000 murah dan berguna). Dalam majalah itu terdapat telaah utama AGEN ASING SUSUPI GERAKAN ISLAM, MMI DAN FPI DIPECAH BELAH. Belajar dari pengalaman 2 Ormas Islam tersebut tak menutup kemungkinan PKS pun bisa jadi disusupi. Jadi waspadalah.....waspadalah.......!!!

RUMUS TETAP MULUS

Bagi kader maupun simpatisan PKS hendaknya:
1. Perbedaan = rahmat
2. Tarik bil hikmah yang dituduh kebablasan dalam berijtihad
3.Pahamkan realita politik pada yang 'hanif'
4.Tekankan untung ruginya antara terlibat dalam pemilu dibanding golput.
5.Jangan hanya melihat pada yang tampak tapi selami lebih dalam apa wajah sebenarnya di balik topeng.
6. Tetap bijaksana dan waspada di segala situasi dan kondisi.

KIDUNG PENUTUP

"Ketika topeng-topeng dilepaskan
Kata tak lagi dihamburkan
Sang mentari datang
Berkisah tentang gelap dan terang
Si musyafir yang hampir putus asa di kegelapan
Bernafas lega menyaksikan indah cahaya
Dan serentak semua berteriak :
ALLOHU AKBAR ! "


ROHSNA LA 'AFIYS



==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
12/30/2008 05:29:00 PM | 0 komentar | Read More