Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Redam Psikosomatis dengan Ibadah

Written By Sugar Sugiyarto on Monday, September 20, 2010 | 9/20/2010 08:01:00 PM

Redam Psikosomatis dengan Ibadah
Sumber : http://wap.fajar.co.id/news.php?newsid=14475 


BANYAK keluhan atau penyakit yang dialami oleh seseorang yang berawal dari kejadian stres yang tidak dapat dikendalikan. Stres berkepanjangan ini memberikan gangguan metabolisme dalam tubuh sehingga fungsi organ yang sangat dipengaruhi oleh pengaturan hormon dan sistem persarafan ini terganggu.

Gejala seperti sakit kepala, mual, pusing, nyeri pada organ-organ tertentu (dikenal dengan "psikosomatis") banyak diderita oleh mereka yang menderita stres. Penderita ini biasanya akan berputar dari dokter yang satu ke dokter yang lain, karena ternyata obat yang diberikan hanya berupa suatu terapi simtomatik semata.

Apabila kerja obat selesai, maka keluhannya akan datang lagi. Bagi dokter yang cepat mengenal penyakit ini akan dengan mudah memberikan obat penenang kepada pasien tersebut. Namun, penderita seperti ini tidak pernah akan tuntas pengobatannya sepanjang mentalnya tidak diobati.

Jumlah pasien psikosomatis sangat banyak jumlahnya saat ini di Indonesia. Mereka datang ke dokter dengan beragam alasan.

Kadang-kadang sangat sukar diidentifikasi. Dr Veni Hadju, Ph D mengutarakan istilah yang sempat populer yang disebut dengan Post Power Syndrome. Penyakit ini diderita seseorang pada saat lengser dari suatu jabatan.

"Karena sudah keenakan dan lupa diri, pada saat tidak memegang jabatan lagi, orang seperti ini langsung merasakan suatu kehilangan yang sangat berarti," ungkap Veni. Ini yang membuat stres yang berkepanjangan sehingga menimbulkan berbagai gangguan atau penyakit.

Penanganan stres secara ilmiah telah banyak dikemukakan oleh para pakar. Berbagai terapi stres diperkenalkan seperti yoga yang berupa suatu latihan pernapasan yang diiringi dengan meditasi laris manis di negara-negara maju.

Ada juga terapi tenaga dalam yang banyak diikuti oleh masyarakat yang dari hasil penelitian dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Penanganan secara natural atau alamiah banyak juga laku di Amerika. Puasa termasuk salah satu jenis terapi yang dilakukan.

"Ibadah puasa sudah terkenal digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Nah, mungkin ada penyakit dalam hati kita yang bisa kita sebut penyakit hati yang dapat kita obati melalui puasa."

"Insya Allah, keseluruhan aktivitas ibadah seperti puasa, salat, zikir, salat sunah seperti tahajud, tobat, menyesali kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat, akan mendatangkan rasa aman dan tenang sehingga memberikan kesempatan kepada tubuh kita sehat secara sempurna," ungkap Veni. 



==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================

0 komentar:

Post a Comment

Salam hangat....
Komentar anda adalah tanda jabat erat persahabatan di antara kita.