Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Lemak : Haruskah Selalu Dihindari?

Written By Sugar Sugiyarto on Sunday, February 12, 2012 | 2/12/2012 03:15:00 PM

Kita biasanya akan merasa risih jika tubuh kita dihiasi lemak. Karena itu kita akan segera sigap mencari cara untuk mengenyahkan lemak. Akan tetapi, menjaga lemak tubuh tetap dalam kadar yang normal juga diperlukan. Jadi, apakah lemak harus selalu dihindari? Mari kita menngenalnya lebih dekat!
Lemak merupakan sarana sirkulasi energi di dalam tubuh dan komponen utama yang membentuk membran semua jenis sel. Fungsi lemak umumnya yaitu sebagai sumber energi, bahan baku hormon, membantu transport vitamin yang larut lemak, sebagai bahan insulasi terhadap perubahan suhu, serta pelindung organ-organ tubuh bagian dalam.
Begitu banyak fungsi lemak yang diperlukan sehingga lemak tidaklah sepenuhnya harus kita hindari melainkan kita perlu pertahankan dalam kadar yang normal. Pada wanita, lemak memberikan kontur khas feminism seperti jaringan lemak di bagian bokong dan dada. Lemak juga memiliki fungsi memelihara kesehatan kulit. Kekurangan lemak dapat mengakibatkan kulit kering dan bersisik. Selain itu, lemak tubuh dalam jaringan lemak juga berperan sebagai bantalan yang ,melindungi organ-organ seperti bola mata, ginjal, dan organ lainnya.

Kadar rendah lemak makanan adalah penting untuk memfasilitasi penyerapan vitamin-vitamin yang larut di dalam lemak. Vitamin- vitamin yang larut dalam lemak tersebut adalah vitamin A, D, E, K dan karotenoid. Lemak juga merupakan zat yang digunakan tubuh untuk memproduksi prostaglandin yaitu hormon yang berperan dalam mengatur tekanan darah, sistem saraf, denyut jantung, konstriksi pembuluh darah, dan pembekuan darah.
Lemak juga merupakan penyumbang kalori terbesar dibandingkan karbohidrat dan protein dimana 1 g lemak sama dengan 9 kalori energi. Akan tetapi, Makanan yang digoreng dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membuat lemak menumpuk di dalam tubuh. Dalam pencernaan, lemak dan minyak akan lebih lama berada di dalam lambung dibandingkan karbohidrat dan protein.

Terdapat beberapa jenis lemak yang terkandung dalam makanan yang di santap yaitu ada kolesterol, lemak jenuh, lemak trans, lemak tak jenuh ganda, dan lemak tak jenuh tunggal. Lemak trans dan lemak jenuh dikenal sebagai lemak jahat dan sebaiknya dihindari masyarakat karena dapat meningkatkan kolesterol dan trigliserida sehingga berefek pada penyakit jantung. Sebaliknya, lemak tidak jenuh ganda dan lemak tidak jenuh tunggal dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Namun, Lemak yang paling baik untuk dikonsumsi adalah asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) karena Asam lemak ini bekerja melawan lemak visceral abdominal (lemak perut).
Lemak tak jenuh pada umumnya berwujud cair pada suhu ruangan dan di dalam lemari pendingin. Salah satu jenis lemak tak jenuh ganda adalah golongan asam lemak omega 3. Golongan asam lemak omega 3 yang terkenal adalah asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentaenoat (EPA).
Jadi, Apakah Lemak harus selalu dihindari?

0 komentar:

Post a Comment

Salam hangat....
Komentar anda adalah tanda jabat erat persahabatan di antara kita.