Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label DPR. Show all posts
Showing posts with label DPR. Show all posts

Dari Ariel-Luna Hingga Syahwat DPR

Written By Unknown on Wednesday, June 9, 2010 | 6/09/2010 01:15:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys
SAMA-SAMA HOT NEWS

Apa hot news dengan rating tertinggi sepekan terakhir ?
Tidak lain jawabannya adalah video mesum (mirip?) Ariel Peterpan dengan Luna Maya.
Lantas apa kaitannya dengan syahwat DPR ?
Apa wakil rakyat yang katanya terhormat itu juga ikut beramai-ramai beradegan syur kemudian merekam dan me(di)nyebarkannya ???
Jadi penasaran deh.......
Ingat dong Sob....
Dulu kasus yang sempat mencoreng gedung bundar itu pernah terjadi kan.
Itu tuuh politisi dari sebuah parpol besar berinisial YZ VS ME seorang artis papan luncur. He...hee...heee......
Nah lho....
Emang ada lagi ?
Siapa dong ?
Dari partai apa ???
Sama artis lagi ?????!!!
Jangan-jangan dengan Ariel juga !!

S-T-O-P !!!!!!!!!!!!!!!
Colling down, please...... 
Be positive!

Yang penulis maksud dengan syahwat DPR (selanjutnya tambah kata OKNUM di depan kata DPR atau kata yang searti ya ) dalam tulisan ini tidak ada kaitannya dengan dunia esek-esek itu.
Yaaa...gak hot dong bro.....
Tenang pren dijamin tetep hot kok. Buktinya berita itu menjadi headline news hampir di semua surat kabar nasional dan bersaing ketat dengan kehebohan AP VS LM.
Nah.... mulai nyambung kan. Alhamdulilah.
Syahwat DPR yang penulis maksud adalah syahwat egoisme ala koruptor kelas mbahnya kakap.
Kalo kata Slank yang sempat bikin gerah oknum AWAN (Anggota deWan) : UUD alias Ujung Ujungnya Duit.

MENYELINGKUHI "SANG KETUA"

Sang Ketua ? apaan tuh.....
Coba jawab pertanyaan di bawah ini dengan pelan-pelan saja soalnya kalo sambil teriak apa kata dunia : 
1. Siapa WAKIL rakyat ?
2. Siapa yang meWAKILi rakyat di gedung bundar ?
3. Siapa yang meWAKILi rakyat dan disebut anggota legislatif ?
Sudah tahu jawabannya kan !
Kalo mereka disebut WAKIL RAKYAT berarti ada KETUA nya kan.
Nah pertanyaan selanjutnya adalah siapa KETUA nya ?
KITA lah ketuanya,
RAKYAT .
R-A-K-Y-A-T  !
Kita sebagai Sang Ketua telah dengan berani hendak ditipu, dibodohi, diselingkuhi.
Maka sebenarnya kita juga punya hak menurunkan wakil-wakil nakal itu kapan saja sekehendak kita dengan cara apapun.
(Dengan cara apapun ? ngeri membayangkannya. Daripada jadi masalah tolong kata 'cara apapun' diganti dengan kata 'cara yang elegan' Insya Alloh terdengar lebih manusiawi).

Menurut Idrus Marham politisi dari Partai Golkar dalam obrolan pagi hari ini Rabu 9 Juni 2010 di TV ONE, dana yang sekian M itu bukannya dibagi-bagikan ke anggota DPR, bukan !
Politisi berlidah belut yang jurus-jurus silat lidahnya sukar dihentikan sang moderator ini,
mengatakan DPR tidak akan menyentuh sama sekali dana sekecil itu. DPR hanya berlaku sebagai pengawas atas kinerja pemerintah, karena nantinya dana aspirasi itu akan dikelola dan disalurkan oleh pemerintah.

Sampai di sini idealismenya lumayan berbobot, namun.................
Bukan rahasia lagi bahwa idealisme akan rontok segundul-gundulnya seiring lolosnya lobi-lobi yang beraroma kentut koruptor.
Dan lagi-lagi rakyat sebagai pemilik mandat alias Sang Ketua diselingkuhi dengan rapi.
Sehingga keadilan dicampakkan dan kesejahteraan bagi rakyat yang selama ini dikampanyekan hanya menjadi fatamorgana karena sebagian besarnya telah disunat dan membuncitkan perut anggota dewan bermental koruptor.

RONTOKKAN SYAHWAT POLITIK DENGAN IMAN

Namun demikian ada beberapa politikus yang memberikan komentar yang menyejukkan.
"Akhirnya, menurut kami (pimpinan dewan, Red), pengucuran dana ini berpotensi disalahgunakan anggota dewan," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (7/6) dalam wawancaranya dengan harian Jawa Pos.
Menurut dia, penyalahgunaan tersebut bisa dilakukan secara politis maupun dilandasi interes pribadi.

"Saya meyakini usul dana itu tidak mungkin digolkan, suara pimpinan saya yakin akan sama semua," tambah mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut.

Sementara di tempat terpisah melalui situs berita Antara Sekretaris Jenderal PKS yang juga Wakil Ketua DPR, Anis Matta, menyatakan bahwa partainya siap beradu konsep dan argumentasi melalui diskusi terbuka mengenai perlu-tidaknya atau legal-tidaknya dana untuk dapil.

"Kalau Golkar tetap `ngotot` kita akan debat, adu argumentasi di Badan Anggaran atau komisi," katanya.
Menurut Anis, alasan dana aspirasi untuk pemerataan pembangunan justru akan kontradiktif dengan adanya kenyataan bahwa 60 persen anggota dewan berasal dari Pulau Jawa.
Karena itu, dana aspirasi tidak mungkin bisa memeratakan pembangunan, tapi malah akan menimbulkan kesenjengan sosial.

"Dapat dipastikan sekitar 60 persen dana tersebut akan mengalir ke Pulau Jawa. Padahal daerah luar Jawa seperti Maluku lebih memerlukan pembangunan. Kalau kasih dana double untuk luar Jawa juga enggak jelas konsepnya, ini juga akan menyuburkan percaloan anggaran," kata Anis.

Anis berpendapat, kengototan Partai Golkar sebenarnya berdasarkan niat yang baik.
Namun caranya yang salah. PKS menilai pemerataan pembangunan tidak bisa diselesaikan melalui dana aspirasi.

Dia mengatakan, dana pembangunan di Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara hanya sebesar 18 persen dari Rp1000 trilun. "Jadi APBN ini `slot` untuk pembangunan kecil, diotak-atik apa pun enggak akan bisa," kata Anis.

Wakil Ketua DPR ini berpendapat, jalan keluar dari rendahnya anggaran pembangunan adalah memperbaiki iklim investasi.
Caranya, pemerintah perlu membuat regulasi dan hubungan dengan negara-negara sumber invesasi menjadi lebih baik.

Ditanya bagaimana sikap PKS jika Golkar memaksakan kehendaknya melalui Sekretariat Gabungan Partai Koalisi, Anis menyatakan PKS akan tetap menolak.
Namun, PKS tetap membiarkan keinginan Golkar bergulir dan menghadangnya dengan adu konsep.

"Artinya pemikirannya (Golkar) salah kaprah. Jadi kalau mau perbaiki kita perbaiki konsep ini," kata Anis.

Maka tak bisa dipungkiri bahwa pengkawalan terhadap program-program yang selama ini masih belum maksimal hendaknya lebih dikedepankan.
Disamping penghapusan mental korup dari sebagian anggota dewan yang hakekatnya ada namun sukar disentuh. Seakan merekalah pemegang otoritas hukum itu sendiri sehingga hukum menjadi mandul (iya kali ya...)
Akhirnya keimananlah senjata pamungkas pemusnah koruptor yang paling manjur.
Karena ketika para pengambil kebijakan di negeri ini telah purnama keimanannya maka hukum Tuhan secara otomatis akan ditegakkan.
Kalau sudah begitu keadilan macam apa yang tidak bisa tegak?
Kesejahteraan rakyat pun dapat terwujud sempurna.
Menjadi negeri gemah ripah loh jinawi,
Toto titi tentrem kertaraharja,
Baldatun thayibatun wa rabbun ghaffur.
wallahu a'lam bishawab.

==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
6/09/2010 01:15:00 PM | 0 komentar | Read More

PKSWATCH, BELATI TAJAM DI JANTUNG PKS

Written By Unknown on Tuesday, December 30, 2008 | 12/30/2008 05:29:00 PM

Oleh : Rohsna La 'Afiys



ANGIN KENCANG DI PUCUK POHON MENJULANG


Siapa yang tak kenal dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ? Awal kemunculannya adalah fenomena baru yang kemekarannya begitu membelalakkan banyak pihak. Di era Orde Baru benih-benih pembaharu di sejumlah kampus elite mulai menggeliat. Pecahnya reformasi adalah momentum tepat hingga mereka mengemuka menjelma partai politik baru. Diiringi pekikan takbir ribuan kadernya, dideklarasikanlah Partai Keadilan (PK) yang kini menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Maka gerakan inpun menyemplungkan diri di medan juang penuh jebakan dan kekejaman. Langkah inipun tak urung menimbulkan kekhawatiran beberapa kader. Jangan-jangan bayi merah ini belum kuat untuk mewarnai, bagaimana kalau justru malah terwarnai ?

Sedang di belantara alam maya tersebutlah seorang ksatrya (?) bertopeng, DOS nama gelapnya. Ia mengusung sebuah paham bernama DOSISME. Jurus andalannya adalah bersembunyi di balik topeng dan menyerang dari kegelapan. Senjata pamungkas tanpa tandingpun dengan fasih ia 'kuasai' : Qur'an dan Hadits.

(Jadi inget SNOUCK HURGRONYE, sebiji Belanda yang mampu memporandakan Aceh, hiikss...).

"Untuk mengalahkan musuh maka jadilah seolah kamu bagian dari mereka !" begitu kira-kira tekadnya.

Sedang di alam nyata para BOS PKS, yang oleh DOS menjadi bidikan utama sedang sibuk mempersiapkan strategi pemenangan pemilu 2009 yang tinggal menghitung hari. DOS pun pasang kuda-kuda untuk memecah konsentrasi kader dan simpatisan kalau bisa minimal menjadikannya golput dan ekstrimnya berbalik ke belakang menjadi penentang.
Kalau dulu embrio PKS bergerak di bawah tanah, kemudian muncul ke permukaan dengan menjelma partai politik namun hanya mendapat perolehan suara yang minim. Hal itu karena wajah yang dipakai tetap itu-itu saja (eksklusif). Dari situ maka tersimpullah semacam teriakan bahwa perang adalah tipu daya ! Dan strategipun dimatangkan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada di medan dakwah perpolitikan Indonesia. Salah satu faktor adalah kenyataan bahwa bangsa dengan penduduk muslim terbesar sedunia ini lebih suka menjadi pengekor parti-partai berideologi sekuler. Maka pengalaman bertarung di arena dakwah politik secara alamiah memunculkan manuver-manuver untuk meraih kemenangan. Dimulai dari para BOS, disembunyikanlah wajah asli PKS dengan berbagai topeng. Hal itu tentu saja relevan dengan pentahapan dalam dakwah. Hanya saja barangkali ada sebagian manuver yang dilakukan terkesan terlalu keluar dari rel dakwah (asholah dakwah),sehingga tak bisa dielakkan memunculkan geliat pro kontra di tubuh PKS.
Beberapa pusaran arus dari satu sumber sebenarnya adalah keniscayaan yang menyiratkan budaya orang-orang cerdas. Namun (barangkali) karena ada yang mengipasi maka dua pusaran arus tersebut makin dekat pada benturan. Dan kalau diteruskan tanpa melibatkan cara berfikir dan bertindak yang bijaksana, energi hanya akan terbuang sia-sia dan........bertepuk tanganlah si tukang kipas sambil berteriak kegirangan "hua....ha...haa....akhirnya pecah juga, duuaaarrrr !"
Dari paparan di atas maka posisi DOS yang begitu misterius sangat layak menjadi tertuduh sebagai salah satu 'tukang kipas'.


SI TOPENG PUTIH ITU ADALAH.......


AM yang oleh DOS dianggap mengusung Anismisme adalah generasi lapis kedua yang bersentuhan langsung dengan realita politik yang ada. Ialah konon yang punya andil besar dalam mensetting topeng-topeng yang kini menghiasi wajah PKS disamping juga beberapa tokoh BOS. Walau ia muda tapi konon lagi ia punya pengaruh dan lingkaran channel yang cukup kuat. Mereka inilah pusaran pertama. Sedang pusaran yang lain adalah para ulama yang kebanyakan merupakan generasi lapis pertama serta mungkin tidak bersentuhan langsung dengan realita politik terkini, menganggap berbagai langkah para BOS sudah terlalu jauh keluar dari asholah dakwah. Namun para BOS pun beranggapan bahwa apa yang mereka lakukan masih berada pada koridor syar'i dengan mengacu pada fiqih realitas. Di sinilah letak kesalahpahaman yang harus segera dicari titik temunya. Dan di sini pulalah si tukang kipas merasa berada di atas angin.

MENGUAK SEDIKIT WAJAH DOS, SI TOPENG HITAM

Coba sempatkan untuk membuka blog beralamat di rakyatpupu.blogspot.com, kemudian buka pula pkswatch.blogspot.com. Dan cobalah merenung dan membandingkan secara berulang-ulang, dari cara bertutur kedua blog tersebut terasa sangat kontras. Blog pertama (menurut pengakuan DOS yang dia jelaskan di blog kedua, blog pertama itu sudah tidak aktif lagi) bertutur dengan gaya gaul anak tongkrongan yang cenderung agak saru. Sedang blog kedua mengesankan seorang masjidan yang doyan ngaji. Padahal penting anda ingat kembali bahwa kedua blog itu dibuat oleh orang yang sama !!!
Kalau kemudian anda bertanya mengenai sebutan yang saya berikan baik kepada BOS maupun DOS yakni SI TOPENG PUTIH dan SI TOPENG HITAM, itu tidak kemudian berarti putih itu baik dan hitam itu tidak baik (walau mungkin benar). Tapi lebih karena Si BOS kita mengenalnya dan Si Dos sama sekali tidak bisa kita lihat (karena dia lebih memilih melancarkan kritik dari belantara alam maya dan memakai nama tak jelas pula).

PETA PESERTA DISKUSI DI BLOG PKSWATCH

Secara garis besar penulis memetakan peserta diskusi sebagai berikut :
1. Kader PKS beneran yang (maaf) kurang cerdas dalam berdiskusi (mungkin karena jam terbang yang masih sedikit. Yang ini gampang terprovokasi dan marah-marah, begitu antipati terhadap DOS.
2. Kader PKS beneran yang setipe dengan yang pertama namun yang ini mulai mendukung DOS. Ada yang tetap bersama PKS dengan kegamangan, dan tak menutup kemungkinan ada yang selangkah demi selangkah keluar pagar.
3. Kader PKS bo'ongan yang yang menguatkan argumen DOS.
4. Kader PKS bo'ongan yang pura-pura kontra dengan DOS dan menguatkan atmosfer panas.

MENENGOK FPI DAN MMI

Kalau kebetulan anda berlangganan majalah Islam Sabili buka kembali edisi no.2 TH.XIV 10 Agustus 2006/16 rajab 1427 (saya mendapatkan majalah ini saat mengunjungi sebuah stand di acara Islamic book Fair, dan itupun majalah bekas seharga Rp 2000 murah dan berguna). Dalam majalah itu terdapat telaah utama AGEN ASING SUSUPI GERAKAN ISLAM, MMI DAN FPI DIPECAH BELAH. Belajar dari pengalaman 2 Ormas Islam tersebut tak menutup kemungkinan PKS pun bisa jadi disusupi. Jadi waspadalah.....waspadalah.......!!!

RUMUS TETAP MULUS

Bagi kader maupun simpatisan PKS hendaknya:
1. Perbedaan = rahmat
2. Tarik bil hikmah yang dituduh kebablasan dalam berijtihad
3.Pahamkan realita politik pada yang 'hanif'
4.Tekankan untung ruginya antara terlibat dalam pemilu dibanding golput.
5.Jangan hanya melihat pada yang tampak tapi selami lebih dalam apa wajah sebenarnya di balik topeng.
6. Tetap bijaksana dan waspada di segala situasi dan kondisi.

KIDUNG PENUTUP

"Ketika topeng-topeng dilepaskan
Kata tak lagi dihamburkan
Sang mentari datang
Berkisah tentang gelap dan terang
Si musyafir yang hampir putus asa di kegelapan
Bernafas lega menyaksikan indah cahaya
Dan serentak semua berteriak :
ALLOHU AKBAR ! "


ROHSNA LA 'AFIYS



==============================================
Mau SWAKONSUMSI PULSA MURAH klik di sini !
Mau BONUS PULSA GRATIS klik di sini !
==============================================
12/30/2008 05:29:00 PM | 0 komentar | Read More