Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

"KOP!"

Written By Sugar Sugiyarto on Monday, April 18, 2011 | 4/18/2011 09:19:00 PM

Seorang guru kungfu hendak mengangkat salah satu muridnya untuk memimpin perguruan. Namun sangat sulit untuk memilih salah satu dari mereka disebabkan kemampuan semua murid tersebut sama berimbang. Pengetahuan mereka pun sama luas. Namun satu hal yang belum diuji oleh sang Guru, yakni kebijakan. 

Suatu saat, sang Guru membawa segelas kopi ke tempat murid-muridnya berlatih sepanjang hari. Sang guru bertanya, “Kalian tahu bagaimana cara membuat kopi?” “Tahu, Guru,” jawab salah seorang muridnya. “Sesendok kopi ditambah sesendok gula dimasukkan ke dalam gelas, kemudian dituang air panas ke dalamnya.” Benar,” jawab sang guru. “Menurut kalian, pada gelas kopi ini, kopi yang menjadi gula atau gula yang menjadi kopi?”Para muridnya kebingungan tidak bisa menjawab. Sebagian ada yang nekat menjawab ‘gula yang menjadi kopi,’ dan sebagian lagi menjawab ‘kopi yang menjadi gula.’ Tapi sang Guru tampak belum puas dengan jawaban tersebut. Tidak ada satu pun yang menurutnya benar. 

Tiba-tiba, salah seorang muridnya menjawab, “Guru, tidak menjadi masalah apakah gula menjadi kopi atau kopi menjadi gula, asalkan diminum maka itu sudah BENAR!” Bukan main gembiranya sang Guru mendapatkan jawaban seperti ini. Maka murid yang menjawab tersebut segera diangkatnya menjadi pemimpin perguruan. 

Kita sering terjebak dengan retorika, sibuk berandai-andai, atau menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berkutat pada teori, namun mengabaikan hal yang jauh lebih artifisial dari semua itu, yakni: ACTION! 
Banyak orang yang mempunyai cita-cita, tetapi sedikit sekali yang berhasil mencapainya. Mengapa? Alasannya sederhana. Tidak banyak orang yang benar-benar mengambil tindakan. Penyebabnya bisa jadi bermacam-macam. Ada yang menunda mengambil tindakan karena ragu dan tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, ada pula yang terus berpikir dan mengharapkan kesempatan yang ‘pas’ akan tiba. Mereka mengharapkan ‘waktu yang tepat’ akan datang suatu ketika. 

Tanpa ACTION jangan harap segalanya lebih baik. Impian, angan-angan, atau khayalan Anda selamanya akan tetap bercokol di sana. Tanpa sedikit pun berubah menjadi kenyataan! Ada pepatah tua yang mengatakan bahwa “Keinginan [mimpi] adalah peta harta karun; pengetahuan adalah peti harta, kearifan adalah batu permata. Namun tanpa tindakan, semuanya akan tetapi terkubur di samudera luas.” 

Be Amazing, AMAZING YOU!!!
dr.Andhyka P Sedyawan

0 komentar:

Post a Comment

Salam hangat....
Komentar anda adalah tanda jabat erat persahabatan di antara kita.