Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Pemimpin Yahudi Masuk Islam Karena Masa Iddah

Written By Sugar Sugiyarto on Sunday, September 23, 2012 | 9/23/2012 09:24:00 PM

Pemimpin Yahudi ini Masuk Islam, Karena Masa Iddah Perempuan

Islamic Defenders - Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan
keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara
tentang iddah (masa tunggu) wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti
yang diatur Islam.

Guilhem, pakar yang mendedikasikan usianya dalam penelitian sidik pasangan
laki-laki baru-baru ini membuktikan dalam penelitiannya bahwa jejak rekam
seorang laki-laki akan hilang setelah tiga bulan.

Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir dan konsultan medis, Dr. Abdul
Basith As-Sayyid menegaskan bahwa pakar Robert Gelhem, pemimpin yahudi di
Albert Einstain College dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk
Islam ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah dan kemukjizatan Al-Quran
tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai
suaminya dengan masa 3 bulan.

Ia menambahkan, pakar Guilhem ini yakin dengan bukti-bukti ilmiah. Bukti-bukti
itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuan suami istri akan menyebabkan
laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan.

Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu
akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Setelah tiga bulan berlalu, maka
sidik itu akan hilang secara keseluruhan. Sehingga perempuan yang dicerai akan
siap menerima sidik laki-laki lainnya.

Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan
pembuktian lain di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika. Dalam
penelitiannya ia menemukan bahwa setiap wanita di sana hanya mengandung dari
jejak sidik pasangan mereka saja.

Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika
membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki
dua hingga tiga. Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan
intim selain pernikahan yang sah.

Yang mengagetkan sang pakar ini adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah
terhadap istrinya sendiri. Sebab ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik
laki-laki alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu dari tiga
anaknya saja berasal dari dirinya.

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukan ini akhirnya meyakinkan sang pakar
Guilhem ini memeluk Islam. Ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga
martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan social. Ia yakin bahwa
wanita Muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi ini.

Sumber : FB Fanpage Kebenaran Islam Menurut Fakta & Logika

0 komentar:

Post a Comment

Salam hangat....
Komentar anda adalah tanda jabat erat persahabatan di antara kita.