Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate This Blog

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label TERAPI SEFT. Show all posts
Showing posts with label TERAPI SEFT. Show all posts

Teknik SEFT

Written By Unknown on Tuesday, April 12, 2011 | 4/12/2011 11:18:00 PM

(Ahmad Faiz Zainuddin)

Ada dua versi dalam melakukan SEFT. Yang pertama adalah versi lengkap yang akan segera saya jelaskan, dan yang kedua adalah versi ringkas (short-cut). Keduanya terdiri dari 3 langkah sederhana, perbedaannya hanya pada langkah ketiga (the Tapping). Pada versi singkat, langkah ketiga dilakukan hanya pada 9 titik, dan pada versi lengkap tapping dilakukan pada 18 titik. Sebaiknya anda kuasai dulu versi lengkap ini sebelum versi ringkasnya, agar anda mendapatkan hasil yang maksimal.
Versi lengkap maupun versi ringkas SEFT terdiri dari 3 tahap yaitu: The Set-Up, The Tune-in dan The Tapping.


Versi Lengkap SEFT
1. The Set-Up
“The Set-Up” bertujuan untuk memastikan agar aliran energi tubuh kita terarahkan dengan tepat. Langkah ini kita lakukan untuk menetralisir “Psychological reversal” atau “perlawanan psikologis” (biasanya berupa pikiran negatif spontan atau keyakinan bahwa sadar negatif).
Contoh Psychological Reversal ini diantaranya:
· Saya tidak bisa mencapai impian saya
· Saya tidak dapat bicara di depan publik dengan percaya diri
· Saya adalah korban pelecehan seksual yang malang
· Saya tidak bisa menghindari rasa bersalah yang terus menghantui hidup saya
· Saya marah dan kecewa pada istri/suami saya karena dia tidak seperti yang saya harapkan
· Saya kesal dengan anak-anak, karena mereka susah diatur
· Saya tidak bisa melepaskan diri dari kecanduan rokok
· Saya tidak termotivasi untuk belajar, saya pemalas
· Saya tidak mungkin bisa memenangkan pertandingan ini
· Saya menyerah, saya tidak mampu melakukannya.
· Saya… Saya… Saya…
Jika keyakinan atau pikiran negatif seperti contoh di atas terjadi, maka berdo’a dengan khusyu’, ikhlas dan pasrah: “Yaa Allah… meskipun saya _______ (keluhan anda), saya ikhlas, saya pasrah pada-Mu sepenuhnya”
Inilah obatnya: kata-kata di atas disebut The Set-Up Words, yaitu beberapa kata yang perlu anda ucapkan dengan penuh perasaan untuk menetralisir Psychological reversal (keyakinan dan pikiran negatif). Dalam bahasa religius, the set-up words adalah “doa kepasrahan” kita pada Allah swt. Bahwa apapun masalah dan rasa sakit yang kita alami saat ini, kita ikhlas menerimanya dan kita pasrahkan kesembuhan nya pada Allah swt.

“The Set-Up” sebenarnya terdiri dari 2 aktivitas, yang pertama adalah mengucapkan kalimat seperti di atas dengan penuh rasa khusyu’, ikhlas dan pasrah sebanyak 3 kali. Dan yang kedua adalah sambil mengucapkan dengan penuh perasaan, kita menekan dada kita , tepatnya di bagian “Sore Spot” (titik nyeri = daerah di sekitar dada atas yang jika ditekan terasa agak sakit) atau mengetuk dengan dua ujung jari di bagian “Karate Chop”. (lihat gb. 1 dan gb.2 di halaman 36)
Setelah menekan titik nyeri atau mengetuk karate chop sambil mengucapkan kalimat Set-Up seperti di atas, kita melanjutkan dengan langkah kedua, “the Tune-In”.

2. The Tune-In
Untuk masalah fisik, kita melakukan tune-in dengan cara merasakan rasa sakit yang kita alami, lalu mengarahkan pikiran kita ke tempat rasa sakit dan sambil terus melakukan 2 hal tersebut, hati dan mulut kita mengatakan, “saya ikhlas, saya pasrah… yaa Allah..”
Untuk masalah emosi, kita melakukan “Tune-In” dengan cara memikirkan sesuatu atau peristiwa spesifik tertentu yang dapat membangkitkan emosi negatif yang ingin kita hilangkan. Ketika terjadi reaksi negatif (marah, sedih, takut, dsb.) hati dan mulut kita mengatakan, Yaa Allah.. saya ikhlas…. Saya pasrah…
Bersamaan dengan Tune-In ini kita melakukan langkah ke 3 (Tapping). Pada proses inilah (Tune-In yang dibarengi tapping) kita menetralisir emosi negatif atau rasa sakit fisik.

3. The Tapping
Tapping adalah mengetuk ringan dengan dua ujung jari pada titik-titik tertentu di tubuh kita sambil terus Tune-In. titik-titik ini adalah titik-titik kunci dari “The Major Energy Meridians”, yang jika kita ketuk beberapa kali akan berdampak pada ternetralisirnya gangguan emosi atau rasa sakit yang kita rasakan. Karena aliran energi tubuh berjalan dengan normal dan seimbang kembali.
Berikut adalah titik-titik tersebut:
Cr = Crown,Pada titik dibagian atas kepala
EB = Eye Brow,Pada titik permulaan alis mata
SE = Side of the Eye Di atas tulang disamping mata
UE = Under the Eye 2 cm dibawah kelopak mata
UN = Under the Nose,Tepat dibawah hidung
Ch = Chin,Di antara dagu dan bagian bawah bibir
CB = Collar Bone,Di ujung tempat bertemunya tulang dada, collar bone dan tulang rusuk pertama
UA = Under the Arm,Di bawah ketiak sejajar dengan putting susu (pria) atau tepat di bagian tengah tali bra (wanita)
BN = Bellow Nipple2,5 cm di bawah putting susu (pria) atau di perbatasan antara tulang dada dan bagian bahwa payudara
IH = Inside of Hand,Di bagian dalam tangan yang berbatasan dengan telapak tangan
OH = Outside of Hand,Di bagian luar tangan yang berbatasan dengan telapak tangan
Th = Thumb, Ibu jari disamping luar bagian bawah kuku
IF = Index Finger,Jari telunjuk di samping luar bagian bawah kuku (dibagian yang menghadap ibu jari)
MF = Middle Finger, Jari tengah samping luar bagian bawah kuku (di bagian yang menghadap ibu jari)
RF = Ring Finger,Jari manis di samping luar bagian bawah kuku (di bagian yang menghadap ibu jari)
BF = Baby Finger, Di jari kelingking di samping luar bagian bawah kuku (di bagian yang menghadap ibu jari)
KC = Karate Chop,Di samping telapak tangan, bagian yang kita gunakan untuk mematahkan balok saat karate
GS = Gamut Spot,Di bagian antara perpanjangan tulang jari manis dan tulang jari kelingking.
4/12/2011 11:18:00 PM | 0 komentar | Read More

SEFT Atasi Masalah Fisik & Emosi

Written By Unknown on Monday, April 11, 2011 | 4/11/2011 09:56:00 PM

Ahmad Faiz Zainuddin
SEFT (Spiritual, Emotional, Freedom, Technique) merupakan terapi pengembangan diri yang menggabungkan 14 teknik untuk mengatasi berbagai masalah fisik, emosi, dan prestasi secara cepat dan mudah.

Dalam sebuah training SEFT yang diadakan Logos Institute, peserta bernama Yanto (30) mengaku takut berbicara di depan umum. Saat dipegang, tangan Yanto berkeringat. Namun, setelah diberi totokan lembut dengan metode SEFT 15 selama menit, ia kemudian mampu berpidato.

Cerita lain lagi datang dari seorang guru bahasa Inggris yang mengaku fobia katak. Setiap kali mendengar suara, apalagi melihat katak, sekujur tubuhnya jadi lemas tak bertenaga. Dengan tapping 5 menit, katak yang ada di depannya dianggap lucu.

Ahmad Faiz Zainuddin adalah penemu SEFT. Teknik pengembangan diri yang dikembangkannya menggabungkan 14 teknik terapi: kognitif (NLP), behavioraltherapy, logotherapy, psikoanalisis, EMDR, hipnosis, (Ericsonian), sugesti, afirmasi, visualisasi, Gestalt, meditasi, metode provokatif sedona, energi, dan powerful prayer "Teknik ini telah dibuktikan secara ilmiah. Tidak ada unsur supranatural atau klenik," ujar Faiz.

SEFT, menurut sarjana psikologi lulusan Universitas Airlangga ini, dikembangkan dari EFT (Emotional Freedom Technique), karya Gary Craig, yang kini populer di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia. Gunanya untuk mengatasi berbagai masalah fisik, emosi, dan meningkatkan performa kerja.

Ada dua teknik utama yang mendasari SEFT, yakni energi psikologi dan spiritualitas. Energi psikologi adalah seperangkat prinsip dan teknik memanfaatkan sistem energi tubuh untuk memperbaiki kondisi pikiran, emosi, dan perilaku.

Pengaruh sistem energi tubuh terhadap dimensi emosi inilah yang diteliti Dr. Roger Callahan. Eksperimen dilakukan tanpa jarum (seperti akupuntur) ataupun menekan berlebihan (seperti akupresur), hanya menggunakan ketukan ringan ujung jari (tapping).

Dengan eksperimen ini Callahan membantu pasiennya sembuh dari berbagai masalah psikologis dalam waktu sangat cepat (dalam hitungan menit). Dengan penemuan ini disimpulkan bahwa penyebab emosi negatif adalah terganggunya sistem energi tubuh.

Tiga tahap

Menurut Faiz, ada tiga hal yang dapat dilakukan dengan SEFT, yakni penyembuhan, meningkatkan prestasi, dan kedamaian. Prinsip dalam penyembuhan yakni singkat dan lengkap, melalui set up, tune in, dan tapping. Sebelumnya dilakukan identifikasi penyakit, mencari lokasinya, lalu membuat intensitas sakitnya dari skala 0-10.

"Contohnya, gangguan nyeri punggung menahun. Cari lokasi sakitnya di mana, semisal punggung bagian bawah dan intensitasnya 7. Selanjutnya lakukan set up, tune in, tapping," imbuhnya.

Dalam kasus sakit punggung, saat set up, gunakan tangan kanan untuk mencari titik nyeri, letaknya di bahu kiri, yang bila ditekan terasa nyeri atau sakit. Sambil digosok-gosok, ucapkan set up word atau doa; "Ya Allah/Ya Tuhan, meskipun punggung kiri bawah sakit, nyeri, saya ikhlas menerimanya, saya pasrah kepada-Mu sepenuhnya atas kesembuhan punggung saya."

Poinnya, kata Faiz, ketika melakukan set up sambil menggosok adalah "curhat" masalah kepada Tuhan, kemudian menerima rasa sakit dengan ikhlas dan pasrah.

Sejurus kemudian, lakukan tune in. Caranya, rasakan sakit di punggung. Sambil dirasa sakitnya, fokuskan pikiran di tempat sakit, lalu lantunkan doa: "Ya Allah, saya ikhlas, saya pasrah."

Lantunkan doa ini terus-menerus sampai rasa sakitnya sedemikian terasa.

Tahap terakhir adalah tapping. Caranya dengan menekankan dua jari di sembilan titik sistem energi tubuh (titik utama), sambil berdoa: "Ya Allah, saya ikhlas, saya pasrah."

Titik-titik utama tersebut adalah titik di ubun-ubun, pangkal alis, samping mata, bawah mata, bawah hidung, bawah mulut, tulang leher, bawah puting susu, dan di bawah ketiak (lihat gambar). Semua itu adalah titik-titik akupuntur.

Bila tiga kali terapi singkat belum berhasil juga, lakukan penyembuhan secara lengkap. Caranya, lakukan tapping di sembilan titik utama dilanjutkan tapping di titik tambahan yang jumlahnya sembilan area di tangan.

Kata Faiz, ada empat kunci keberhasilan SEFT, yakni khusyuk, ikhlas, pasrah, dan syukur. "Keempat kunci itu bila dilakukan, Anda berada dalam zona keajaiban," katanya.

Sumber : Senior

4/11/2011 09:56:00 PM | 0 komentar | Read More